Connect with us

Lapsus

DKI Jakarta: Nataru Tanpa Petasan & Kembang Api Demi Cegah Penyebaran Omicron

Avatar

Diterbitkan

pada

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (ist)

FAKTUAL-INDONESIA: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyerukan dan meminta agar tidak ada kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan saat perayaan Tahun Baru 2022. Entah itu berupa arak-arakan hingga pesta kembang api atau petasan.

“Iya petasan juga kita minta tidak ada ya, kegiatan-kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan pokoknya kita tidak perbolehkan,” kata Gubernur di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (21/12/2021) lalu.

Gubernur Anies meminta masyarakat dapat mendukung program-program yang telah ditentukan oleh pemerintah dalam pencegahan penyebaran Covid-19, utamanya dengan varian baru Omicron. Ia menyatakan kerumunan dapat memicu adanya penularan.

“Jadi semua harus membantu kita semua harus kepentingan kenyamanan kesehatan keselamatan dan seluruh warga,” sebut Gubernur Anies.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta melarang adanya perayaan atau arak-arakan pada Natal & Tahun Baru (Nataru) 2022 untuk pencegahan dan menanggulangi Covid-19 dengan munculnya varian terbaru Omicron.

Advertisement

Hal tersebut berdasarkan Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 1473 tentang PPKM Level 1 yang diberlakukan sejak 14 Desember
2021 sampai 3 Januari 2022. Kepgub tersebut telah ditandatangani oleh Gubernur Anies Baswedan pada 13 Desember 2021.

“Melarang adanya pawai dan arak-arakan tahun baru serta pelarangan acara Old and New Year baik terbuka maupun yang
berpotensi menimbulkan kerumunan,” bunyi dalam Kepgub tersebut.

Selain itu, Anies juga melarang adanya pesta perayaan dengan kerumunan di tempat terbuka dan tertutup berlaku mulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

Diberlakukan pula penerapan ganjil genap untuk mengatur kunjungan ke tempat wisata prioritas. Untuk aktivitas di lokasi taman umum juga dihentikan pada 31 Desember 2021 sampai 1 Januari 2022.

“Mengurangi penggunaan pengeras suara yang menyebabkan orang berkumpul secara masif,” terang Gubernur Anies.

Advertisement

Anies juga meminta untuk membatasi kegiatan masyarakat termasuk seni budaya yang berpotensi menyebabkan penularan Covid-19.

Selaras Polda Metro

Seruan Guberrnur Anies, selaras dengan kebijakan Polda Metro Jaya yang melakukan penutupan terhadap sejumlah lokasi pada saat pergantian tahun baru 2022 nanti. Salah satu lokasi yang akan ditutup yakni di kawasan Sudirman-Thamrin, Jakarta.

“Rencana memang akan ada beberapa kawasan yang kita tutup, yang pertama sudah pasti Jalan Sudirman-Thamrin, kedua Jalan Gunawarman, Senopati, SCBD, kemudian kawasan di Menteng itu kalau dilihat termasuk Sabang dan Cikini Raya, kemudian Kemayoran,”ucap Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo kepada wartawan. “Setelah itu Asia Afrika, Bulungan, Barito dan sekitarnya. Kemudian kawasan Kemang, Banjir Kanal Timur, kota tua, itu kawasan yg akan kita tutup termasuk juga Ancol dan Taman Mini,” sambungnya.

Di kawasan tersebut akan dilakukan penutupan dari malam hingga pagi dini hari atau selama enam jam. Dari pukul 22.00
Wib hingga 04.00 Wib.

Advertisement

“Jadi memang sesuai aturan kafe, resto dan beberapa tempat umum lainnya boleh buka sampai jam 22.00 Wib, misalnya di SCBD
kita tutup jam 22.00 Wib. Orang keluar sudah tidak boleh masuk, nanti yang dari dalam akan disuruh keluar. Nantinya ada
petugas yang menyisir satu per satu kafe, restoran untuk tutup pada waktunya,” kata Sambodo.”Supaya ketika malam pergantian tahun pukul 24.00 Wib, bisa memastikan kafe dan restoran sepi pengunjung. Sehingga tidak terjadi perayaan malam tahun baru yang memungkinkan terjadinya penularan Covid-19, sehingga tidak ada juga pesta kembang api di jalan dan sebagainya,” lanjutnya.

Dijelaskan Sambodo, penutupan lokasi atau jalan itu hanya akan dilakukan pada 31 Desember 2021 saja atau pada saat malam
pergantian tahun.

Selain Polda Metro Jaya bersama instansi terkait sepakat memberlakukan Crowd Free Night di 73 ruas di DKI Jakarta pada
saat malam pergantian Tahun Baru 2022. Keputusan itu diambil saat rapat koordinasi lintas sektoral dalam rangka pengamanan
Natal dan Tahun baru 2022.

“Pengamanan malam tahun baru itu akan diberlakukan Crowd Free Night. Itu ada 73 titik yang akan diberlakukan untuk wilayah
DKI Jakarta,” jelasnya.

Enam ruas jalan Crowd Free Night di antaranya Jalan Sudirman, MH Thamrin, Monas, Kemayoran, Asia Afrika,Kemang, Dharmawangsa, Senopati, Antasari serta BKT.

Advertisement

“Ada 73 titik yang akan kita lakukan sepanjang jalan ini yang diberlakukan Crowd Free Night,” terang Sambodo.

Sedang Crowd Free Night mulai diterapkan pada pukul 22.00 WIB. “Pokoknya dari pukul 22.00 WIB sampai pagi (itu ada
pembatasan kendaraan),” ucap Sambodo.

Petugas Gabungan Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya serta Satpol PP akan berkeliling ke sejumlah tempat-tempat hiburan malam,
mal, dan rekreasi serta restoran guna memastikan tidak yang menyelenggarakan perayaan malam pergantian tahun baru 2022.

Jam operasional tempat-tempat tersebut pada malam tahun baru dibatasi hanya sampai pukul 22.00 WIB.

“Nanti ada petugas sisir satu-saru kafe dan sebagainya. Karena memang pukul 22.00 WIB kafe harus tutup dan sepi pengunjung
sehingga tak ada pesta kembang api,” ungkap Sambodo.

Advertisement

Petugas akan memfilter kendaraan yang keluar masuk. Adapun, ruas jalan yang dimaksud adalah Jalan Sudirman-Thamrin, Jalan Mulawarman, Senopati, SCBD, Jalan Suryopranoto, Menteng, Sabang, Cikini Raya, Kemayoran, Asia Afrika, Bulungan, Barito, Kemang, Banjir Kanal Timur, serta Kota tua, Ancol dan TMII.

“Itu kawasan kami tutup dimulai pukul 22.00 WIB sampai 04.00 WIB. Orang luar tidak boleh masuk tapi dari dalam boleh
keluar,” jelasnya. ****

Lanjutkan Membaca