Home Lapsus TNI Cinta Rakyat, Rakyat Cinta TNI

TNI Cinta Rakyat, Rakyat Cinta TNI

oleh Gungdewan
Kemanunggalan rakyat dengan TNI akan menjadi kekuatan dahsyat yang tiada tandingnya

Kemanunggalan rakyat dengan TNI akan menjadi kekuatan dahsyat yang tiada tandingnya

FAKTUAL-INDONESIA: Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang erdiri dari tiga angkatan bersenjata – TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara – resmi sudah mempunyai Panglima baru. Terpilihnya Jenderal TNI Andika Perkasa menjadi Panglima TNI bukan saja membuat pergeseran-pergeseran dalam tubuh TNI AD juga menumbuhkan harapan baru. Andika diharapkan mampu membawa TNI makin perkasa, tangguh, maju dan cinta serta dicintai rakyat.

Naiknya Andika Perkasa ke pucuk pimpinan TNI menjadikan adanya perubahan-perubahan di jajaran Angkatan Darat karena sebelumnya dia menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat. Sedangkan di TNI Angkatan Laut dan Udara tidak ada perubahan. Kepala Staf Angkatan Laut masih dipegang Laksamana TNI Yudo Margono dan Kepala Staf Angkat Udara ditempati . Marsekal TNI Fadjar Prasetyo.

Posisi KSAD yang ditinggalkan Andika kemudian diisi oleh Jenderal Dudung Abdurrachman yang sebelumnya menjadi Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad). Siapa yang akan menduduki jabatan Pangkostrad belum ditetapkan sampai saat ini. Namun santer disebut-sebut Mayor Jenderal TNI Maruli Simanjuntak yang saat ini menjabat sebagai Panglima IX/Udayana akan naik menjadi Pangkostrad.

Andika yang akan memasuki masa pensiun  Desember tahun depan diperkirakan menjabat Panglima TNI selama 13 bulan. Dalam kurun waktu itu Andika akan bergelut dengan tantangan yang tidak ringan bila dikaitkan dengan kondisi di dalam maupun luar negeri termasuk juga berkaitan dengan meningkatnya situasi politik menjelang Pemilihan Presiden 2024.  Namun melihat kiprah Andika dan Dudung selama ini dalam mengatasi permasalahan dalam dan luar negeri ada optimisme TNI akan mampu membaca dan mengatasi tantangan ke depan.

Dengan visi yang singkat “TNI adalah Kita”,Andika ingin masyarakat Indonesia dan masyarakat internasional melihat TNI sebagai bagian dari mereka. Ia mengharapkan masyarakat Indonesia melihat TNI sebagai organisasi apa adanya dengan segala perbaikan yang terus dijalani. Namun, dia yakin dengan segala keterbatasan mampu mengejar dan mencapai apa yang ingin diselesaikan.

Terdapat tiga misi yang disampaikan Jenderal Andika, yaitu menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, dan melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.

Dari visi dan misinya itu, Jenderal Andika menjabarkan delapan fokus implementasi kerjanya sebagai Panglima TNI, yakni penguatan pelaksanaan tugas-tugas TNI yang berdasarkan pada peraturan perundangn-undangan, penguatan operasi pengamanan perbatasan darat, laut, dan wilayah udara, peningkatan kesiapsiagaan satuan TNI untuk tugas operasi militer untuk perang dan operasi militer selain perang.

Selanjutnya, peningkatan operasi siber, peningkatan sinergi intelijen terutama di wilayah konflik, pemantapan interoperabilitas trimatra terpadu dalam pola operasi TNI, penguatan integrasi penataan organisasi untuk mewujudkan TNI yang adaptif, dan reaktualisasi peran diplomasi militer dalam kerangka kebijakan politik luar negeri.

Sedangkan KSAD Jenderal Dudung akan mengimplentasikan visi dan misi Panglima TNI melaksanakan pesan Presiden Jokowi bahwa TNI harus mendukung pemerintah dalam menjalankan seluruh programnya. TNI Angkatan Darat siap membantu pemerintah demi kesejahteraan masyarakat dan seluruh rakyat Indonesia.

Dia juga berjanji akan lebih memperhatikan kesejahteraan prajurit TNI AD. Dudung berpesan agar seluruh prajurit TNI AD untuk memegang teguh 8 Wajib TNI terutama poin ke-8 yaitu menjadi contoh dan mempelopori segala usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat.  TNI AD harus hadir dimanapun adanya kesulitan yang diderita oleh masyarakat.

Di bawah Andika, TNI bisa menjadi kekuatan pertahanan yang unggul, profesional, tangguh, hebat dan maju. Makin solid, baik di tingkat internal maupun dengan instansi-instansi lain, termasuk Polri.

TNI harus mampu memainkan peran dalam mengantisipasi berbagai dinamika dan perkembangan geopolitik yang sangat dipengaruhi oleh siber serta teknologi.

Yang lebih utama lagi TNI akan semakin dekat dengan rakyat. Dengan demikian, TNI dapat memperkuat dan mempertahankan keutuhan NKRI yang berlandaskan Pancasila dan UUD ’45 serta melindungi segenap bangsa Indonesia dari ancaman ataupun gangguan, termasuk gangguan terhadap ideologi negara Pancasila.

Tanpa ada kedekatan dan cinta pada rakyat maka TNI tidak akan dicintai rakyat. Sekuat dan sehebat apa pun kekuatan militer TNI tidak akan berarti bila tidak dicintai rakyat. Karena bukan saja TNI itu lahir dari rakyat namun juga rakyat merupakan salah satu pilar dalam membangun ketahanan nasional selain pemerintahan, dan militer.

Visi “TNI adalah Kita” diharapkan bisa  membawa TNI makin cinta rakyat dan rakyat makin cinta TNI. Bila sudah demikian maka rakyat pun akan menyatakan “Kita adalah TNI”. Suatu kemanunggalan yang merupakan kekuatan tiada tandingannya. ***

= = = = = = = = =

‘HUBUNGI KAMI’

Apakah Anda tertarik  dengan informasi yang diangkat dalam tulisan ini? Atau Anda memiliki informasi atau ide soal politik, ekonomi, hukum dan lainnya? Bagikan pengalaman dan pendapat Anda dengan mengirim email ke aagwared@gmail.com

Harap sertakan foto dan nomor kontak Anda untuk konfirmasi. ***

= = = = = = = = =