Kesehatan

12 Manfaat Bekam Bagi Kesehatan, Redakan Nyeri hingga Atasi Varises

Published

on

manfaat bekam

Ilustrasi terapi bekam (Foto: Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Terapi bekam merupakan salah satu pengobatan alternatif yang kerap dilakukan sebagian orang, khususnya umat muslim. Di Indonesia sendiri, banyak terapis yang masih menyediakan jasa bekam. Tapi, pernah Anda bertanya apa saja manfaat bekam bagi kesehatan tubuh?

Terapi bekam termasuk pengobatan alternatif yang berasal dari China dan Timur Tengah yang telah ada sejak ribuan tahun lalu. Cara kerja terapi bekam dengan menggunakan cangkir khusus untuk menghasilkan kekuatan isap dan menarik kulit ke atas.

Kekuatan isap tersebut akan menarik darah kental yang mengandung racun. Dengan begitu, nantinya akan membuka pembuluh darah kecil (kapiler) di bawah kulit. Bekam memiliki beberapa jenis, yakni bekam kering, basah, geser, dan udara.

Sejumlah orang percaya bahwa manfaat terapi bekam dapat membantu masalah kesehatan kronis. Meski begitu, pahami juga terkait efek samping yang mungkin saja muncul.

Baca juga: Tak Semuanya Jahat, Lintah Dimanfaatkan untuk Terapi

Berikut beberapa manfaat bekam bagi kesehatan tubuh yang telah faktualid.com rangkum dari berbagai sumber.

Advertisement

1. Membuang racun

Manfaat bekam yang pertama yaitu membuang racun. Seseorang yang melakukan terapi bekam akan mengeluarkan darah kental, dimana darah tersebut mengandung dan akan melepaskan racun-racun. Aliran darah yang berfokus membantu tubuh dengan membuang racun yang menumpuk melalui sistem limfatik. Sistem limfatik bertanggung jawab untuk menghilangkan racun dan limbah dari tubuh.

2. Mengurangi kecemasan dan depresi

Pada saat terapis menggeser cawan di titik bekam, sistem saraf parasimpatis terlibat. Sistem saraf parasimpatis bertanggung jawab untuk memperlambat detak jantung, sehingga membantu pencernaan, dan meningkatkan aktivitas usus dan kelenjar.

3. Melancarkan peredaran darah

Manfaat bekam berikutnya yaitu melancarkan peredaran darah. Proses isap menggunakan cangkir akan menyedot darah kotor yang memiliki dampak pada peningkatan aliran darah. Aliran darah tambahan ke area itu bisa membantu meredakan ketegangan otot dan akan meningkatkan perbaikan sel

Alhasil, pembuluh darah menjadi lebih kuat, serta darah yang tersumbat pun lancar kembali. Diketahui, terapi tradisional ini juga efektif membantu mengurangi munculnya selulit.

4. Meredakan nyeri

Selain melancarkan peredaran darah, manfaat bekam juga dapat meredakan nyeri lebih cepat. Bentuk nyeri yang bisa diobati melalui bekam diantaranya sakit kepala, migrain, sakit gigi, nyeri otot, dan linu panggul. Seseorang yang mengalami radang sendi juga bisa mencoba terapi ini karena dipercaya dapat meningkatkan sirkulasi darah dan mobilitas.

Advertisement

5. Mengatasi varises

Varises terjadi ketika pembuluh darah membesar, melebar, dan terjadi penumpukan darah menjadi tersumbat sehingga muncul garis-garis biru atau ungu di permukaan kulit. Namun, manfaat bekam ternyata mampu mengatasi masalah varises.

Cara kerjanya adalah dengan membawa aliran darah segar dan oksigen kembali ke bagian tubuh yang bermasalah. Varises akan tampak lebih ringan setelah sesi pertama terapi bekam, meskipun membutuhkan serangkaian sesi untuk hasil yang bertahan lama. Umumnya hanya bekam kering untuk mengatasi varises.

Baca juga: Ketahui 6 Mitos tentang Varises yang Populer di Masyarakat

6. Mengusir dan mencegah jerawat

Studi yang diterbitkan oleh Journal of Traditional and Complementary Medicine tahun 2015 menerangkan, manfaat bekam dapat membantu mengatasi masalah jerawat di kulit.

Selain itu, bekam juga membantu dalam mengurangi penyakit kulit lainnya seperti eksim, selulit, membantu memperlancar aliran darah, hingga menghilangkan zat beracun di permukaan kulit. Kendati demikian, belum banyak penelitian lanjutan yang mengonfirmasi khasiat terapi satu ini.

Manfaat terapi bekam lainnya

  1. Kelainan darah, seperti anemia dan hemofilia.
  2. Penyakit rematik, seperti arthritis dan fibromyalgia.
  3. Kesuburan dan gangguan yang berhubungan dengan ginekologi (kandungan).
  4. Meringankan nyeri kronis di leher dan pundak.
  5. Penyumbatan bronkial yang disebabkan alergi dan asma.
  6. Mengatasi hidung tersumbat dan asma.

Kendati manfaat bekam cukup beragam. Sayangnya khasiat tersebut masih membutuhkan penelitian ilmiah lebih lanjut untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan diatas.

Efek samping terapi bekam

Sudah disinggung sebelumnya, terapi bekam memungkin memunculkan efek samping menurut medis. Setelah bekam, Anda akan memiliki tanda bulat seperti memar yang akan memudar sekitar 1-2 minggu. Walau aman, berhati-hatilah dan pilih terapis berpengalaman. Berikut efek samping bekam:

Advertisement
  • Ketidaknyamanan ringan
  • Luka bakar
  • Memar
  • Infeksi kulit.

Itulah beberapa manfaat bekam bagi kesehatan beserta efek sampingnya. Dikarenakan penelitian tentang terapi ini masih terbatas, para dokter menyarankan tetap menjalankan pengobatan konvensional.***

Baca juga: 5 Efek Samping Aromaterapi yang Harus Anda Waspadai

Exit mobile version