Kesehatan

9 Makanan Pengganti Daging yang Menyehatkan, Cocok bagi Para Vegetarian

Published

on

makanan pengganti daging

Ilustrasi seitan (Foto: iStock Photo)

FAKTUAL-INDONESIA: Untuk mendapatkan protein tinggi, banyak orang memutuskan untuk mengonsumsi daging. Tapi, tak sedikit orang yang tidak bisa atau enggan memakan daging. Tak perlu bingung, ada beragam makanan pengganti daging yang menyehatkan dan cocok untuk vegetarian.

Pola hidup sehat dengan tidak mengonsumsi daging saat ini cukup digemari masyarakat. Seorang yang menganut prinsip vegetarian, tentu sangat diharamkan untuk mengonsumsi daging. Para vegan umumnya mengonsumsi buah dan sayuran untuk dikonsumsi sehari-hari.

Apapun alasannya untuk tidak makan daging, beberapa diantara kerap khawatir terkait kurangnya asupan protein yang tidak terpenuhi. Padahal, ada banyak makanan pengganti daging yang menyimpan kadar kolesterol cukup tinggi supaya tetap memberikan nutrisi seimbang.

Baca juga: 6 Bahan Pengganti Santan, Bisa Anda Coba agar Lebih Sehat

Berikut beberapa makanan pengganti daging yang telah faktualid.com rangkum dari klikdokter dan hellosehat.

1. Tempe

Ilustrasi tempe (Foto: Istimewa)

Makanan pengganti daging yang pertama yaitu tempe. Tempe hingga ini kerap digolongkan sebagai makanan kelas bawah. Tapi makanan yang berasal dari kedelai ini dapat dijadikan sebagai asupan pengganti protein selain daging.

Makanan tradisional asli Indonesia ini dibuat dengan kedelai yang difermentasi dan dibentuk menjadi “kue” padat, sehingga dapat diiris dan digoreng. Selain itu, tempe juga mengandung proboitk yang baik untuk kesehatan.

Advertisement

2. Tahu

Berbicara tentang tempe, tentu tidak lengkap jika tidak menyebut tahu. Seseorang yang tidak mengonsumsi daging bisa mendapatkan asupan protein dari tahu. Sama seperti tempe, tahu juga merupakan hasil fermentasi dari kedelai.

Tahu dianggap sebagai sumber protein yang baik. Meski tak sebanyak tempe, makanan pengganti daging ini mengandung semua asam amino esensial yang dibutuhkan seseorang untuk kesehatan yang baik.

3. Telur

Ilustrasi telur (Foto: Istimewa)

Makanan pengganti daging berikutnya yaitu telur. Tak hanya mengandung protein, telur diketahui menyimpan berbagai gizi yang dibutuhkan oleh tubuh, seperti vitamin B kompleks yang didalamnya termasuk folat dan riboflavin.

Telur juga menjadi makanan yang sangat mudah ditemukan dan menjadi makanan yang seringkali dikonsumsi para vegetarian. Pada satu butir telur, terdapat 96 gram protein. Telur juga sangat mudah diolah, mulai direbus, tumis bersama sayuran, hingga sebagai isi dari sandwich.

4. Selai kacang

Selain telur, makanan pengganti daging lainnya adalah selai kacang. Makanan yang dijadikan isi roti ini memiliki kandungan protein, vitamin, dan mineral. Tak heran jika banyak orang, khususnya vegetarian, memilih selai kacang untuk mencukupi asupan protein.

Selain enak dan menyehatkan, selai kacang ternyata juga memberikan efek kenyang lebih lama sehingga cocok dijadikan makanan untuk diet karena bisa menekan keinginan makan berlebihan.

Advertisement

5. Kacang polong

Terdapat banyak jenis kacang-kacangan yang mempunyai protein cukup tinggi, salah satunya kacang polong. Berkat kandungan proteinnya yang tinggi sehingga bisa dijadikan sebagai makanan pengganti daging. Dalam 100 gram kacang polong, terkandung 25 gram protein.

Baca juga: Santaplah Sayuran, Hidangan Bernutrisi untuk Optimalkan Kesehatan

Selain protein, kacang polong juga memiliki kandungan lemak dan kalori yang rendah. Umumnya, kacang ini dijadikan menu tumis yang sangat cocok dan sangat disukai masyarakat Indonesia.

6. Quinoa

Ilustrasi Quinoa (Foto: Istimewa)

Quinoa meruapakn salah satu jenis biji-bijian yang mengandung protein cukup tinggi. Quinoa mungkin terdengar asiang ditelinga. Biji-bijian ini seringkali disajikan sebagai pengganti nasi dan daging.

Dalam 100 gram quinoa, mengandung 4,4 gram protein. Tidak hanya mengandung protein, quinoa juga mengandung beragam vitamin lain yang baik untuk kesehatan.

7. Brokoli

Para vegetarian tentu tidak asing dengan brokoli. Sayuran satu ini termasuk dalam kategori sayuran hijau yang menjadi sumber serat bagi tubuh. Dalam 100 gram brokoli, terdapat sekitar 2,8 gram kandungan protein. Selain itu, brokoli juga mengandung serat, karbohidrat, vitamin dan mineral.

Brokoli sangat cocok dikonsumsi sebagai asupan sehari-hari, terlebih brokoli memiliki sifat antikanker. Jika tidak suka memakannya secara langsung, Anda bisa mengolahnya menjadi jus brokoli.

Advertisement

8. Susu

Meski bukan termasuk jenis makanan, namun susu menjadi minuman untuk memenuhi kebutuhan protein sebagai pengganti daging. Diketahui, susu mengandung protein yang tinggi, kalsium, fosfot, dan vitamin B2. Berkat kandungan tersebut, tak heran susu memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.

Selain mudah didapatkan, susu bisa jadi sajian pelengkap saat mengonsumsi makanan dari sumber hewani selain daging.

9. Seitan

makanan pengganti daging

Ilustrasi seitan (Foto: iStock Photo)

Makanan pengganti daging yang terakhir adalah seitan. Seitan adalah makanan yang terbuat dari gluten, protein utama gandum. Mengonsumsi satu porsi seitan, dikatakan bisa mencukupi 70 persen kebutuhan protein harian.

Selain itu, seitan juga mengandung mikronutrien lain yang sangat baik bagi kesehatan. Meskipun bergizi, seitan tidak aman dikonsumi bagi orang yang memiliki penyakit seliak.***

Baca juga: 10 Makanan Penurun Darah Tinggi, Penderita Hipertensi Wajib Tahu

Advertisement
Exit mobile version