Kesehatan

FDA Izinkan Bayi Usia 6 Bulan Mendapatkan Vaksin Pfizer dan Moderna

Published

on

FDA Izinkan Bayi usia 6 Bulan Mendapatkan Vaksin

FDA Izinkan Bayi usia 6 Bulan Mendapatkan Vaksin Pfizer dan Moderna (Foto: John Tlumacki/TheBostonGlobe via Getty)

FAKTUAL-INDONESIA: Food and Drug Administration (FDA) atau Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat menginzinkan balita berusia 6 bulan keatas mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 Pfizer-BioNTech dan Moderna.

Komite vaksin Centers for Disease Control (CDC) setuju bahwa ada banyak manfaat bagi anak-anak dalam kelompok usia ini lebih besar setelah divaksinansi daripada potensi bahayanya. Direktur CDC Rochelle Walensky secara resmi merekomendasikan kedua vaksin tersebut.

“Kami tahu jutaan orang tua dan pengasuh sangat ingin anak-anak mereka divaksinasi, dan dengan keputusan hari ini, mereka bisa,” kata Walensky dalam sebuah pernyataan, sebagaimana dikutip dari TIME, Senin (20/6/2022).

Para orang tua dapat membawa anak-anaknya ke sentra vaksinasi untuk mendapatkan vaksin Pfizer-BioNTech dan Moderna mulai hari ini, Senin (20/6/2022).

Baca juga: FDA AS Menginzinkan Booster Covid-19 untuk Anak Usia 5-11 Tahun

FDA dan CDC sepakat bahwa memvaksinasi anak-anak adalah cara penting untuk melindungi mereka dari efek penyakit yang serius, termasuk rawat inap dan kematian.

Advertisement

Pihaknya mengubah otorisasi penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) dengan memasukkan penggunaan vaksin Moderna pada kelompok usia 6 bulan hingga 17 tahun, yang mana sebelumnya vaksin ini telah diizinkan untuk orang dewasa berusia 18 tahun ke atas.

Sedangkan untuk vaksin Pfizer-BioNTech diperbolehkan untuk kelompok usia 6 bulan hingga 4 tahun. Sebelumnya, vaksin ini telah diizinkan digunakan kelompok usia 5 tahun ke atas.

Dengan rekomendasi CDC, anak-anak berusia 6 bulan hingga 5 tahun bisa mendapatkan suntikan paling cepat minggu depan, menjadi kelompok usia terakhir yang memenuhi syarat untuk vaksinasi terhadap Covid-19.

Sementara tingkat Covid-19 pada populasi ini relatif rendah, tingkat rawat inap perlahan meningkat, mungkin karena dominasi varian Omicron.

Baca juga: Hendak Produksi Vaksin Covid-19 untuk Balita, Pfizer Ajukan Izin ke FDA

Menurut data terbaru dari CDC, lebih dari 2 juta kasus COVID-19 telah terjadi pada anak-anak berusia 4 tahun atau lebih muda sejak awal pandemi, yang menyebabkan lebih dari 440 kematian.

Advertisement

Setelah anak-anak kelompok usia ini mendapat suntikan, nantinya mereka dapat mengurangi kemungkinan mengembangkan komplikasi seperti Long Covid dan menawarkan beberapa kebebasan kepada keluarga yang sebagian besar tetap terisolasi hingga anggota termuda mereka dapat divaksinasi.***

Exit mobile version