Kesehatan

Selain Olahraga Teratur, Kurangi Risiko Penyakit Jantung dengan Pola Makan Sehat

Published

on

Foto: Istimewa

FAKTUAL-INDONESIA: Penyakit jantung juga sering disebut dengan istilah penyakit kardiovaskuler disebabkan oleh penyumbatan pembuluh darah.

Berdasarkan data dari WHO (World Health Organization), 17.9 juta orang di dunia meninggal akibat penyakit jantung setiap tahun.

Agar terhindar dari penyakit, yang disebut Pembunuh Nomor 1 di Indonesia dan Dunia, disarankan berolahraga dengan teratur. Tak hanya itu, pola makan pun harus diperhatikan.

Seperti penuturan dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dr. Fachmi Ahmad M. Sp.JP., yang merekomendasikan pola makan yang sehat untuk mengurangi risiko penyakit jantung.

“Kuncinya adalah menerapkan pola makan gizi seimbang,” kata Fachmi, yang juga anggota Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia, Rabu (6/10/2021).

Pada pagi hari, tuturnya, santaplah sarapan antara pukul 06.00-09.00 yang terdiri dari makanan kaya protein seperti telur dan karbohidrat seperti oatmeal dan roti gandum utuh.

Advertisement

Beberapa jam setelah sarapan, sebelum makan siang, santaplah kudapan pukul 10 pagi yang mengandung serat dan protein tinggi, misalnya buah, biskuit gandum, dan keju.

Untuk makan siang, konsumsi makanan mengandung karbohidrat kompleks seperti nasi, seimbangkan dengan protein, serat, vitamin, dan mineral lain. Lanjutkan dengan kudapan pukul 15.00 dengan komposisi serupa dengan kudapan pukul 10.00. Agar tidak bosan, jenis makanannya bisa dibedakan.

“Makan malam sebelum pukul 18.00: pilih makanan tinggi serat dan rendah kolesterol seperti menu makan siang. Sebaiknya makan malam tiga jam sebelum tidur agar semua makanan bisa dicerna dengan baik pada malam hari,” kata Fachmi seperti dikutip dari antaranews.com.

Menurut dia, makanan dan minuman yang berpotensi menimbulkan penyakit jantung adalah makanan dan minuman yang banyak mengandung gula, garam, lemak, dan karbohidrat olahan yang tidak baik bagi jantung.

Bila terlalu banyak, bahan pangan tersebut bisa mengganggu kerja jantung dan pembuluh darah. Makanan yang diolah dengan cara digoreng menggunakan minyak dan makanan cepat saji juga meningkatkan risiko penyakit jantung.

Advertisement

“Adapun makan minuman yang direkomendasikan agar dapat menjaga kesehatan jantung adalah makanan dan minuman yang mengandung asam lemak omega-3 dan omega-6, serat, antioksidan, potasium, dan fitosterol. Zat-zat tersebut bisa menurunkan kadar kolesterol, menjaga elastisitas pembuluh darah, menurunkan tekanan darah, dan mencegah penumpukan plak yang dapat menyumbat pembuluh darah, ” tutur Fachmi.***

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version