Kesehatan
Nyeri Pada Persendian karena Osteoarthritis Segera Atasi dengan Langkah Tepat

Foto: Istimewa
FAKTUAL-INFONESIA: Nyeri pada persendian, terutama mereka yang telah memasuki usia lanjut, bisa jadi mengalami osteoarthritis. Artinya, ada peradangan kronis pada sendi akibat kerusakan pada tulang rawan.
Osteoarthritis adalah jenis arthritis (peradangan sendi) yang paling sering terjadi. Kondisi ini menyebabkan sendi-sendi terasa sakit, kaku, dan bengkak.
Penyakit ini bisa menyerang semua sendi. Namun sendi di jari tangan, lutut, pinggul, dan tulang punggung, adalah sendi-sendi yang paling sering terkena.
Gejala yang timbul saat mengalami osteoarthritis akan berkembang secara perlahan.
Pengobatan untuk osteoarthritis ditujukan untuk meminimalisasi rasa nyeri serta untuk membantu penderitanya bisa beraktivitas dan bergerak dengan normal.
Penyebab dan Faktor Risiko Osteoarthritis
Osteoarthitis disebabkan oleh kerusakan pada tulang rawan dan sendi. Kerusakan ini berkembang seiring dengan berjalannya waktu. Kondisi ini dimulai saat tulang rawan yang merupakan bantalan pelindung tulang mengalami kerusakan.
Kerusakan ini kemudian menyebabkan terjadinya gesekan langsung antar tulang. Gesekan ini lama kelamaan akan merusak dan menyebabkan peradangan pada sendi.
Pertambahan usia adalah salah satu faktor utama terjadinya kondisi ini.
Selain itu, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya osteoarthritis, antara lain:
– Berjenis kelamin wanita, terutama yang sudah menopause
– Mengalami obesitas
– Mengalami cedera pada sendi atau pernah menjalani operasi pada tulang dan sendi
– Melakukan pekerjaan atau aktivitas fisik yang menyebabkan sendi tertekan secara terus-menerus, misalnya terlalu sering mengenakan sepatu hak tinggi
– Memiliki riwayat osteoarthritis di keluarga
– Menderita penyakit tertentu, seperti rheumatoid arthritis dan hemokromatosis
– Mengalami kelainan bawaan atau cacat pada tulang rawan atau sendi.
Gejala Osteoarthritis
Pada tahap awal, penderita osteoarthritis akan merasakan rasa sakit atau nyeri sendi dan kaku pada sendi. Gejala yang ditimbulkan akan berkembang secara perlahan dan menjadi semakin parah seiring waktu. Hal ini akan membuat penderita kesulitan menjalani aktivitas sehari-hari.
Selain rasa sakit dan kaku, beberapa gejala lain yang bisa terjadi adalah:
– Pembengkakan pada sendi
– Munculnya suara gesekan pada sendi ketika digerakkan
– Melemahnya otot dan berkurangnya massa otot
– Munculnya taji atau tulang tambahan
– Munculnya benjolan pada sendi yang ada di jari tangan
– Membengkoknya jari tangan
Periksakan diri ke dokter jika mengalami gejala-gejala yang disebutkan di atas, terutama jika keluhan semakin menggangu aktivitas.
Penderita osteoarthritis perlu melakukan kontrol rutin ke dokter. Pemeriksaan rutin ini bertujuan untuk memantau kondisi, kemajuan terapi, serta mencegah komplikasi.
Osteoarthritis yang tidak mendapatkan penanganan dapat menyebabkan nyeri dan rasa tidak nyaman. Kondisi ini dapat menyebabkan pendeitanya mengalami beberapa komplikasi, seperti:
Gangguan tidur
Gangguan kecemasan.
Depresi
Osteonecrosis atau avascular necrosis (kematian jaringan tulang).
Infeksi pada sendi.
Saraf terjepit di tulang belakang.
Pencegahan Osteoarthritis
Osteoarthritis tidak dapat dicegah. Namun, dapat diturunkan risiko penyakit ini dengan beberapa langkah di bawah ini:
Menjaga berat badan ideal
Selalu aktif, rajin bergerak, dan berolahraga
Menjaga postur tubuh saat duduk atau berdiri
Melakukan peregangan otot secara rutin
Beristirahat dengan cukup dan teratur.
Selain pengobatan yang dilakukan di dokter, penderita osteoarthritis disarankan untuk menerapkan pola hidup sehat, seperti:
– Rutin berolahraga
Olahraga yang dilakukan secara teratur dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan memperkuat otot-otot di sekitar persendian, sehingga membuat persendian stabil. Olahraga yang bisa dilakukan antara lain berjalan, bersepeda, berenang, yoga, dan tai chi.
– Menurunkan berat badan
Penderita osteoarthritis yang memiliki berat badan berlebihan disarankan untuk menurunkan berat badan. Hal ini bertujuan untuk mengurangi tekanan pada sendi dan bisa mengurangi rasa sakit.***











