Kesra
Umat Hindu Rayakan Hari Raya Kuningan, Menjaga Keseimbangan Dunia Material dan Spiritual

Umat Hindu melaksanakan sembahyang Hari Raya Kuningan di Pura Sakenan, Denpasar, Bali, di Pura Madhara Giri Semeru Agung, Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, di Pura Pitamaha, Palangka Raya, Kalimantan Tengah dan di Pura Gunung Agung, Lombok, Nusa Tenggara Barat.
FAKTUAL INDONESIA: Umat Hindu di seluruh Indonesia melaksanakan sembahyang Harai Raya Kuningan, Sabtu (5/10/2024).
Hari Raya Kuningan merupakan perayaan keagamaan yang sangat penting bagi umat Hindu yang merupakan kelanjutan dari perayaan Hari Raya Galungan, 10 hari sebelumnya.
Pada Hari Raya Galungan, umat Hindu memperingati kemenangan Dharma (kebenaran) atas adharma (kejahatan) dan memperingati terciptanya alam semesta berserta isinya.
Sedangkan pada Hari Kuningan, umat Hindu bersembahyang sebagai rasa syukur kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa) atas kemenangan dharma dan memohon keselamatan dan kelancaran hidup.
Baca Juga : Umat Hindu di Magelang Gelar Melasti Sebelum Nyepi
Melalui Hari Raya Kuningan ini seluruh umat dapat melakukan instropeksi diri, perenungan dan perbaikan diri.
Hari Raya Kuningan bukan hanya sekadar ritual penghormatan kepada roh leluhur, melainkan juga sebuah momen untuk mendekatkan diri kepada Tuhan (Sang Hyang Widhi Wasa) serta menjaga keseimbangan antara dunia material dan spiritual.
Dari rekaman lensa yang dipatau dari media online tampak kemeriahan dan kekhusukan sembahyang Hari Raya Kuningan di berbagai daerah mulai dari Bali, Jawa Timur, Kalimantan Tengah dan Lombok. ***