Connect with us

Internasional

Singapura Perketat Razia Rokok Elektrik di Changi Airport, Ada Denda Bagi Pelanggar

Avatar

Diterbitkan

pada

Changi Airport (Istimewa)

Changi Airport (Istimewa)

Pemerintah Singapura memperketat pemeriksaaan rokok elektrik atatu vape untuk setap wisatawan yang datang, melalui pos pemeriksaan baik jalur udara, darat, laut dalam beberapa bulan mendatang yang dimulai dari Changi Airport.

Dikutip dari CNA, (20/12/2023), Kementerian Kesehatan (MOH) dan Health Sciences Authority (HAS) menuturkan “ Penumpang yang datang dan diperiksa keberaadan e-vaporiser dan komponennya di ruang kedatangan. Mereka yang temukan membawa vaporizer atau komponennya akan didenda,” katanya.

Selain itu, penumpang yang kedapatan membawa atau memiliki vape harus melewati jalur merah. Hal tersebut agar bisa membuang yang dianggap dilarang, sanksi bagi penumpang yang membawa vape adalah denda hingga 2.000 dollar Singapura atau sekitar Rp. 31 Juta.

Pihak yang terlibat dalam impor, distribusi atau penjual produk-produk tersebut akan menghadapi ancaman denda yang lebih berat, termasuk kemungkinan penjara. Selain pos perbatasan, pemeriksaan akan ditingkatkan di berbagai Kawasan seperti pusat bisnis, pusat perbelanjaan, taman, area merokok dan tempat hiburan umum seperti bar dan club.

Menurut catatan Kementerian Kesehatan dan HAS, Badan Lingkungan Hidup Nasional telah diberikan wewenang untuk mengambil tindakan terhadap pemilik atau pengguna vae sejak 1 Desember 2023. Sebelumnya, Singapura sudah menambahkan rokok elektrik sebagai daftar barang illegal sejak 1 Februari 2018, namun banyak penduduk dan pengunjung yang melanggar aturan dengan membeli barang tersebut memalui e-commerce atau menginpor dari luar negeri.***

Advertisement

Lanjutkan Membaca
Advertisement