Connect with us

Internasional

Banjir Bandang Merendam Korea Selatan, Tewaskan Sejumlah Warga

Avatar

Diterbitkan

pada

Banjir bandang merendam korea selatan

Banjir Bandang Merendam Korea Selatan, Tewaskan Sejumlah Warga (Foto: BBC)

FAKTUAL-INDONESIA: Banjir bandang merendam sejumlah kota di Korea Selatan pada Senin (8/8/2022). Banjir itu muncul akibat hujan lebat yang mengguyur negara tersebut sejak siang hari.

Foto dan video dari seluruh wilayah yang beredar di media sosial menunjukkan sebuah mobil terendam banjir, orang-orang berjalan melalui air setinggi pinggang dan stasiun kereta bawah tanah meluap.

“Tidak ada yang lebih berharga dari kehidupan dan keselamatan. Pemerintah akan menangani situasi hujan deras secara menyeluruh dengan markas besar langkah-langkah keamanan bencana pusat,” tulis Presiden Yoon Suk-yeol dalam sebuah posting Facebook Senin malam waktu setempat.

Baca juga: Banjir Bandang Melanda Garut, Ratusan Rumah Terendam dan Akses Jalan Terputus

Dia menambahkan, pemerintah sedang berupaya mengevakuasi warga dari daerah berisiko tinggi, serta menerapkan tindakan darurat bagi mereka yang tidak dapat kembali ke rumah karena banjir.

Pemadaman listrik melanda beberapa bagian kota, dan penduduk yang tinggal di daerah yang lebih rendah disuruh mengungsi, Kantor Berita Yonhap melaporkan Senin.

Advertisement

Administrasi Meteorologi Korea mengeluarkan peringatan hujan hingga Senin malam di berbagai wilayah tengah, memperingatkan bahwa beberapa daerah akan melihat 50 hingga 100 milimeter (1,9 hingga 3,9 inci) hujan per jam, melansir WashingtonPost, Selasa (9/8/2022).

Itu juga mengirimkan peringatan panas di seluruh provinsi timur Korea Selatan.

Kantor Berita Yonhap juga melaporkan bahwa meskipun belum resmi, data curah hujan yang melebihi 136,5 milimeter (5,37 inci) per jam di satu wilayah Seoul mungkin memecahkan rekor untuk ibu kota.

Baca juga: Korea Utara Mengadakan Acara Publik Tanpa Masker Sejak Dinyatakan Darurat Covid-19

Peristiwa curah hujan yang intens di seluruh dunia ini meningkat karena perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia. Atmosfer yang lebih hangat mampu menahan lebih banyak kelembapan dan menghasilkan curah hujan yang lebih deras.

Dilansir dari The Korea Herald, bahkan banjir bandang tersebut mengakibatkan 3 orang anak-anak dan 2 orang dewasatewas setelah terperangkap di sebuah apartemen semi-basement di distrik Gwanak-gu, Seoul.

Advertisement

Seorang pegawai kantor distrik berusia sekitar 60 tahun juga tewas saat membersihkan pohon yang tumbang akibat badai. Penyebab kematian diduga tersengat listrik.

Di distrik Dongjak-gu, satu orang tewas saat hujan deras membanjiri rumahnya. Di kota Gwangju, Provinsi Gyeonggi, satu orang ditemukan tewas di bawah halte bus yang runtuh, dan satu orang lagi tewas akibat longsor di pinggir jalan.***

Lanjutkan Membaca