Internasional
Arab Saudi Kutuk Serangan Israel ke Jalur Gaza

Arab Saudi Kutuk Serangan Israel ke Jalur Gaza (Foto Ilustrasi: Istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: Arab Saudi mengutuk dan mengecam serangan Israel yang berlangsung sejak Jumat malam (5/8/2022) di Jalur Gaza.
Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menyampaikan, negara kerajaan tersebut berdiri bersama rakyat Palestina dan menyerukan komunitas internasional mengerahkan seluruh upaya untuk mengakhiri eskalasi antara Israel dan Palestina, dikutip dari Reuters, Minggu (7/8).
Pernyataan itu mengatakan bahwa Kerajaan mendukung rakyat Palestina, dan meminta masyarakat internasional untuk mengambil semua upaya untuk mengakhiri eskalasi antara kedua negara. Ia menambahkan bahwa warga sipil harus dilindungi dari kekerasan.
Sebelumnya, pesawat Israel menyerang di Gaza dan Palestina dengan menembakkan roket jauh ke Israel pada hari Sabtu, sehari setelah operasi Israel terhadap gerakan Jihad Islam Palestina, memicu gejolak lintas perbatasan yang berakhir lebih dari satu tahun selama ini relatif tenang.
Baca juga: Jet Israel Menggempur Palestina, 12 Orang Dilaporkan Tewas
Jihad Islam menembakkan salvo roket sejauh pusat komersial Israel Tel Aviv, setelah Israel membunuh salah satu komandan kelompok itu dalam serangan udara siang hari yang mengejutkan, di sebuah menara Kota Gaza pada hari Jumat.
Militer menyebut, Israel menyerang lebih banyak gerilyawan Jihad Islam dan depot senjata yang disembunyikan di daerah pemukiman pada Sabtu. Pemboman terhadap sedikitnya lima rumah, saat ledakan mengguncang Gaza dan ambulans bergegas melewati jalan-jalan.
Kementerian Kesehatan Palestina menyebut serangan Israel telah menewaskan 15 warga Palestina, termasuk setidaknya empat gerilyawan Jihad Islam lainnya dan tiga warga sipil, di antaranya seorang anak. Banyak diantaranya terluka.
Militan Palestina menembakkan setidaknya 200 roket ke Israel – kebanyakan dari mereka dicegat, memicu sirene serangan udara dan mengirim orang berlarian ke tempat perlindungan bom. “Tidak ada laporan korban serius,” kata layanan ambulans Israel.***
Baca juga: Warga Palestina Tewas Setelah Ditembak Tentara Israel di Tepi Barat