Connect with us

Internasional

Rusia Klaim 1.026 Marinir Ukraina yang Terkepung di Kota Mariupol Menyerahkan Diri

Avatar

Diterbitkan

pada

Pabrik baja terbesar di Eropa yang ada di Kota Mariupol menjadi tempat bersembunyi marinir Ukraina. (Ist).

Pabrik baja terbesar di Eropa yang ada di Kota Mariupol menjadi tempat bersembunyi marinir Ukraina. (Ist).

FAKTUAL-INDONESIA: Pihak Rusia dan Ukraina kini adu statement dan saling klaim tentang korban perang yang meninggal dan tantara yang menyerahkan diri.

Sebelumnya Presiden Ukraina mengklaim lebih 20.000 tentara Rusia sudah tewas selama 48 hari perang. Jumlah itu dianggap lebih besar ketimbang korban perang di Afghanistan selama 10 tahun.

Kini Kementerian Pertahanan Rusia pada Rabu (13/4/2022) mengatakan, sebanyak 1.026 tentara Brigade Marinir ke-36 Ukraina, termasuk 162 pejabat, menyerah di kota pelabuhan Mariupol yang dikepung militer Rusia.

“Di Kota Mariupol, dekat pabrik besi dan baja Ilyich, berkat serangan yang sukses dari pasukan bersenjata Rusia dan unit milisi Republik Rakyat Donetsk, sebanyak 1.026 tentara Ukraina dari Brigade Marinir ke-36 secara sukarela meletakkan senjata dan menyerah,” kata kementerian itu lewat pernyataan.

Belum ada pernyataan langsung dari kantor presiden Ukraina,  staf jenderal Ukraina atau kemenhan.

Advertisement

Rusia menyebutkan 151 tentara Ukraina yang terluka dirawat di lokasi pertempuran dan dibawa ke rumah sakit setempat.

Pada Rabu pagi pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov mengatakan 1.000 lebih marinir Ukraina di Mariupol menyerah dan ia juga mendesak agar pasukan tersisa yang bersembunyi di pabrik baja Azovstal menyerah. ***

 

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement