Connect with us

Internasional

Tak Sekaya Dulu, Jack Ma Dikabarkan Sembunyi di Tokyo

Avatar

Diterbitkan

pada

Jack Ma dikabarkan tinggal di Jepang selama 6 bulan. (ist)

FAKTUAL-INDONESIA : Mantan orang terkaya China, Jack Ma, saat ini dilaporkan sedang ‘bersembunyi’ di Tokyo dan sudah tinggal selama enam bulan di Negeri Sakura tersebut bersama keluarganya.

Lelaki berusia 54 tahun ini diketahui sempat menghilang dari pandangan publik sejak regulator China membatalkan IPO Ant Group dan memberikan denda yang sangat besar terhadap Alibaba.

Meski demikian, selama enam bulan terakhir, ia tengah menyibukkan diri dengan menjadi kolektor barang seni dan melukis. Selain itu, Jack Ma juga menggunakan waktunya di Jepang untuk menjajaki kemungkinan bisnis lain. Di luar itu dirinya juga dikabarkan sering berpergian ke Amerika Serikat dan Israel, tanpa diketahui maksud dan tujuannya.

Selama tinggal di Jepang, Jack Ma dilaporkan bersenang-senang bermain ski, mandi air panas dan juga membawa koki serta staf keamanan pribadinya. Dia juga menjadi kolektor benda-benda seni dan lukisan di Jepang.

Hal tersebut diungkapkan oleh CEO Softbank, Son Masayoshi yang juga merupakan teman akrab Jack Ma.

Advertisement

“Jack Ma suka menggambar dan telah mengirim saya beberapa gambar,” ungkap Son sambil menyebutkan bawah Jack Ma senang bergaul dengan sekelompok orang di Ginza dan Marunouchi.

Jack Ma sejak November 2020 tak lagi tampil di muka umum usai mengkritik kebijakan pemerintah Tiongkok. Ma menilai bahwa pemerintah terlalu berhati-hati dan memprioritaskan manajemen risiko yang membuat inovasi menjadi berkurang.

Selain itu, Ma juga menyebutkan bahwa aturan perbankan Tiongkok merupakan ‘klub orang tua’. Akibat kritikan tersebut, induk usaha Alipay, Ant Group gagal melantai di bursa dan bursa Hong Kong mengumumkan penghentian sementara IPO Ant Group.

Sementara itu, dilaporkan Forbes Real Time Billionaire, pada 5 Des, saat ini harta kekayaan Jack Ma ditaksir sebanyak US$ 23,2 miliar atau sekitar Rp 357,28 triliun (kurs Rp 15.400/dolar AS).

Padahal sebelumnya pendiri Alibaba ini mengantongi harta kekayaan lebih dari US$ 48,4 miliar atau sekitar Rp 745,36 triliun pada 2021 lalu.

Advertisement

Angka tersebut tentu saja kurang dari setengah kekayaan yang dimiliki Jack Ma tahun lalu. Artinya sepanjang tahun 2021 sampai saat ini dirinya telah kehilangan sekitar Rp 388,08 triliun.***

Lanjutkan Membaca
Advertisement