Connect with us

Internasional

Kota Jeddah Diterjang Banjir, Tak Seheboh di Medsos

Avatar

Diterbitkan

pada

Kota Jeddah alami banjir. (ist)

FAKTUAL-INDONESIA : Kota Jeddah, Arab Saudi diterjang banjir di berbagai titik. Banjir terjadi imbas hujan deras di wilayah tersebut. Namun pemberitaannya menurut Konjen RI Jeddah, Eko Hartono tak sedahsyat yang beredar di media sosial.

Eko menjelaskan bahwa banjir Jeddah tidak sedahsyat yang digambarkan di media sosial. Dia menyebut pemerintah setempat telah melakukan sejumlah langkah antisipasi.

“Kalau menurut saya tidak sedahsyat itu, ada di beberapa tempat yang tergenang, tapi karena pemerintah daerah belajar dari pengalaman dulu tahun 2009 waktu parah itu kemudian beberapa jalan segera ditutup. Terutama underpass, sehingga sejauh ini korban hanya 2 yang dilaporkan ada 2 meninggal,” kata Eko pada Jumat (25/11/2022).

Eko menduga unggahan di media sosial itu adalah peristiwa banjir pada tahun sebelumnya. Dia menyebut tidak ada mobil yang terserat dalam banjir kali ni.

“Saya menduga beberapa yang tampil di medsos itu kejadian tahun lalu sehingga ada mobil yang sampai terseret arus, enggaklah, menurut saya di kota ini nggak. Genangan di mana-mana tapi nggak kemudian sampai mobil terseret ke mana-mana,” katanya.

Advertisement

Eko menyebut Kota Jeddah diguyur hujan pada Kamis (24/11/2022) pagi hingga siang kemarin. Banjir kemudian terjadi di wilayah yang rendah.

“Bahwa memang kemarin hujan deras di Jeddah dan sekitarnya, itu mulai jam setengah 8 pagi sampai sekitar jam 12 siang. Karena hujan deras itu, disertai guntur dan sebagainya, memang kemudian membuat beberapa wilayah Jeddah terkena,” kata Eko.

Dijelaskan Eko, banjir mayoritas menggenangi jalan-jalan di sepanjang kota. Utamanya, air menggenangi underpass.

“Terutama daerah-daerah rendah, seperti misalnya underpass, beberapa underpass memang tergenang. Sampai (Jumat) pagi ini ada beberapa underpass yang tergenang, tapi sempat ditutup kemarin,” tutur Eko.

Ketinggian air, kata Eko, cukup bervariasi mulai dari 30 cm. Pagi ini, dia menyebut genangan masih ada yang mencapai 50 cm.

Advertisement

“Ini saya barusan lewat ada wilayah yang cukup dalam tergenang, tapi paling kita perkirakan sekitar 50 cm,” katanya.

“Karena tergenang itu, maka kemudian terjadi macet di mana-mana, karena ditutup, kemudian orang menghindari dan sebagainya. Memang kemarin terjadi kemacetan parah, kemarin itu sudah sejak siang itu sudah reda. Ini tinggal memang genangan masih ada di beberapa tempat,” katanya.

Eko menjelaskan penyebab terjadinya genangan di sepanjang kota karena Jeddah minim dengan drainase.***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement