Internasional

Pemerintah Mulai Evakuasi WNI dari Iran Melalui Azerbaijan di Tengah Ketegangan Kawasan

Published

on

Pemerintah Mulai Evakuasi WNI dari Iran Melalui Azerbaijan di Tengah Ketegangan Kawasan

Pemerintah minta Dubes Indonesia di Iran mengevakuasi WNI secara bertahap. (Foto : istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA : Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mulai melaksanakan tahap pertama evakuasi warga negara Indonesia (WNI) dari Iran menyusul meningkatnya ketegangan di kawasan Teluk. Proses evakuasi tersebut dilakukan secara bertahap dengan jalur keluar melalui Azerbaijan.

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, menyampaikan bahwa tahap pertama evakuasi dijadwalkan dimulai pada Jumat (6/3). Pada tahap awal ini, sebanyak 32 WNI direncanakan akan dievakuasi dari Iran. Namun demikian, jumlah tersebut masih dapat berubah menyesuaikan dengan kondisi dan perkembangan situasi di lapangan.

Baca Juga : Dubes Iran Tegaskan, Tak Mau Berunding dengan AS dan Tolak Mediasi

“Evakuasi WNI di Iran akan dimulai secara bertahap hari ini dan tahap pertama ini akan melalui Azerbaijan,” ujar Heni dalam taklimat media di Jakarta.

Ia menjelaskan bahwa rencana evakuasi telah disusun dengan mempertimbangkan berbagai aspek keamanan, termasuk penentuan jalur yang paling aman bagi para WNI. Penentuan rute evakuasi dilakukan secara fleksibel dengan menyesuaikan kondisi di lapangan serta koordinasi antara Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Teheran dan KBRI di Baku, Azerbaijan.

Menurut Heni, pemerintah akan terus memantau perkembangan situasi sebelum menentukan langkah evakuasi berikutnya. Keputusan untuk tahap selanjutnya akan diambil setelah mempertimbangkan kondisi keamanan terbaru serta masukan dari perwakilan Indonesia di Iran.

Advertisement

Baca Juga : Pemilihan Pemimpin Tertinggi Iran: Mojtaba Khamenei, Putra Ali Khamenei, Berpotensi Menggantikan Ayahnya

Selain itu, KBRI Teheran juga terus menjalin komunikasi dengan para WNI yang berada di Iran, baik yang tinggal menetap maupun yang sedang berada di negara tersebut untuk kunjungan sementara. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keselamatan mereka serta memberikan bantuan yang diperlukan.

“KBRI Teheran akan terus beroperasi untuk memberikan bantuan dan memenuhi kebutuhan WNI yang masih berada di Iran,” kata Heni.

Sementara itu, Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kemlu RI, Santo Darmosumarto, menyatakan bahwa pemerintah negara-negara di kawasan Teluk tetap berupaya menjaga keamanan seluruh penduduk, termasuk diaspora Indonesia, di tengah meningkatnya ketegangan regional.

Baca Juga : Akibat Serangan AS dan Israel ke Iran, Jumlah Korban Tewas Capai 1.045 Orang

Ia menambahkan bahwa hingga saat ini negara-negara Teluk belum merekomendasikan evakuasi bagi warga asing karena pemerintah setempat masih dapat menjamin keamanan dan kebutuhan dasar masyarakat.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri RI Sugiono menjelaskan bahwa proses evakuasi WNI dari Teheran menuju Baku, Azerbaijan, memerlukan perjalanan darat sekitar 10 jam. Setelah tiba di Azerbaijan, para WNI akan melanjutkan perjalanan menuju Jakarta menggunakan penerbangan komersial.***

Advertisement

Exit mobile version