Internasional

Donald Trump Janji Bakal ke Arab Saudi Jika Terpilih Lagi Jadi Presiden AS

Published

on

Donald Trump Janji Bakal ke Arab Saudi Jika Terpilih Lagi Jadi Presiden AS

Donald Trump ingin ke Saudi Arab lagi jika terpilih sebagai Presiden AS. (Foto : istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA : Donald Trump berjanji akan melakukan perjalanan ke luar negeri pertama ke Arab Saudi jika terpilih kembali sebagai Presiden AS. Pada 2017 silam, Trump juga melakoni perjalanan pertamanya ke Saudi Arab saat terpilih jadi presiden.

Trump dari Partai Republik dan Joe Biden tahun ini bersaing untuk menjadi presiden Amerika Serikat. Trump bahkan telah melewati masa percobaan pembunuhan saat dia kampanye di Pennsylvania pekan lalu.

Mengutip Al Arabiya, hubungan antara Washington dan Riyadh kuat, sangat kontras dengan saat Presiden Biden pertama kali menjabat.

Meskipun hubungan keduanya telah stabil dalam beberapa tahun terakhir, Trump menuduh pemerintahan Biden mendorong Arab Saudi menjauh dari Barat dan beralih ke China.

Baca Juga : Tampil dengan Telinga Diperban, Donald Trump Disambut Meriah pada Konvensi Partai Republik

Diketahui bahwa pemerintah China menjadi perantara kesepakatan antara Arab Saudi dan Iran untuk memulihkan hubungan tahun lalu.

Advertisement

“Mereka [Arab Saudi] tidak lagi bersama kita,” kata Trump dalam wawancara dengan Bloomberg Businessweek pada Rabu (17/7/2024).

“Mereka bersama China. Namun mereka tidak ingin bersama China. Mereka ingin bersama kita,” tutur Trump.

Dalam wawancara itu, Trump juga menyalahkan pemerintahan Obama. Mantan Presiden Barack Obama dipandang bersikap dingin terhadap dunia Sunni, khususnya Arab Saudi, demi mengurangi tekanan terhadap Iran.

Trump juga memuji Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS), dengan mengungkapkan bahwa keduanya telah berbicara dalam enam bulan terakhir.

Baca Juga : Usai Penembakan, Saham Perusahaan Milik Calon Presiden AS Donald Trump Melonjak Naik

Dalam wawancaranya, Trump mengatakan dia tidak khawatir peningkatan produksi minyak dan gas di AS akan membuat kesal Arab Saudi atau MBS.***

Advertisement

 

Exit mobile version