Internasional
Ukraina Sebut Pasukan Rusia Berhasil Didorong Kembali Ke Kota Utama

Pekerja memeriksa gudang kayu yang rusak setelah pemogokan, di tengah serangan Rusia di Ukraina, di pinggiran Kharkiv, Ukraina
FAKTUAL-INDONESIA: Kiev mengklaim telah berhasil mendorong mundur pasukan Rusia di Sievierodonetsk, ketika pertempuran sengit berkecamuk di sekitar kota industri yang menjadi fokus serangan Rusia untuk merebut wilayah Donbas timur tersebut.
Menurut Serhiy Gaidai, gubernur provinsi Luhansk, pasukan Rusia menderita kekalahan besar dan meledakkan jembatan di seberang sungai Siverskyi Donets untuk mencegah Ukraina membawa bala bantuan militer dan mengirimkan bantuan kepada warga sipil di Sievierodonetsk.
“Saat ini, tentara kami telah mendorong mereka kembali, mereka (Rusia) menderita korban besar,” ujar Gaidai dalam siaran langsung TV pada hari Sabtu seperti dilansir dari Reuters.com.
Tentara Rusia, seperti yang dia ketahui, telah mengerahkan semua upayanya, semua cadangannya ke arah (Sievierodonetsk) tersbeut. “Rusia meledakkan jembatan, jadi kami tidak bisa membawa bala bantuan untuk anak laki-laki kami diSievierodonetsk,” ujarnya.
Menurut Gubernur, pasukan Ukraina telah merebut kembali sekitar seperlima wilayah yang hilang di kota itu. Kedua belah pihak sama-sama mengalami kerugian besar dalam pertempuran jalan-demi-jalan untuk kota pabrik era Soviet, di mana jalan-jalan dipenuhi dengan kawah dan kendaraan yang hancur.
Jika Sievierodonetsk jatuh, Lysychansk yang bertetangga akan menjadi kota terakhir yang perlu direbut Rusia untuk memiliki kendali penuh atas provinsi Luhansk, yang bersama dengan provinsi Donetsk membentuk Donbas.
Daerah itu telah menjadi fokus invasi Rusia ketika Presiden Vladimir Putin berusaha membangun kembali momentum setelah upaya yang gagal untuk merebut ibu kota Kyiv.
Militer Ukraina mengatakan pada hari Sabtu bahwa Rusia telah menggunakan artileri untuk melakukan “operasi penyerangan” di Sievierodonetsk, tetapi pasukan Rusia mundur dan pasukan Ukraina mempertahankan posisi di dalam kota.
Reuters mencapai Sievierodonetsk pada hari Kamis dan dapat memverifikasi bahwa Ukraina masih menguasai sebagian kota.
Tentara Rusia juga berusaha maju menuju Lysychansk, melintasi sungai Siverskyi Donets dari Sievierodonetsk, tetapi dihentikan, kata staf umum militer Ukraina.
Kementerian pertahanan Inggris mengatakan pada hari Sabtu bahwa aktivitas udara Rusia tetap tinggi di atas Donbas, dengan pesawat Rusia melakukan serangan menggunakan amunisi berpemandu dan tidak terarah. Baca selengkapnya
Kementerian pertahanan Rusia mengatakan pada hari Sabtu bahwa pasukannya menembak jatuh sebuah pesawat angkut militer Ukraina yang membawa senjata dan amunisi di dekat pelabuhan Laut Hitam Odesa.***