Connect with us

Internasional

Rusia Masih Marah Besar Kembali Gempur Ukraina, Rudal dan Bom Kharkiv Pagi – Sore, 4 Tewas

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Rusia Masih Marah Besar Kembali Gempur Ukraina, Rudal dan Bom Kharkiv Pagi - Sore, 4 Tewas

Rusia terus mengamuk dengan kembali menyerang besar-besaran Ukraina dengan merudal dan membom Kharkiv, pagi dan sore, Sabtu (7/6/2025)

FAKTUAL INDONESIA: Rusia masih menunjukkan kemarahan besar setelah kenyolongan oleh serangan pesawat tanpa awak Ukarina terhadap lapangan udara militernya.

Setelah Jumat malam menggempur kota-kota di bagian barat Ukraina termasuk Ibukota Kiev dengan serangan besar-besaran rudal dan pesawat tanpa awak maka keesokan harinya, Sabtu (7/6/2025), Rusia giliran menyerang Ukraina bagian Timur.

Kota Kharkiv jadi bulan-bulanan gempuran rudal dan pesawat tak berawak Rusia lewat dua kali gelombang serangan pagi dan sore hari.

Para pejabat Ukraina mengatakan serangan rudal dan pesawat tak berawak Rusia di kota Kharkiv,  menewaskan sedikitnya empat orang dan melukai lebih dari dua lusin lainnya, yang merupakan serangan terbaru dalam serangan meluas yang terjadi hampir setiap hari.

Gelombang pertama yang menghantam kota terbesar kedua di Ukraina adalah serangan pesawat nirawak dan rudal Rusia pada dini hari. Serangan itu menewaskan sedikitnya tiga orang dan melukai 21 lainnya, menurut pejabat setempat.

Advertisement

Baca Juga : Wujudkan Sumpah Balas Dendam, Rusia Lancarkan Serangan Gabungan Besar-besaran Hantam Kota-kota Ukraina

Pada sore hari, Rusia menjatuhkan bom udara di pusat kota Kharkiv, menewaskan sedikitnya satu orang dan melukai lima lainnya, kata Walikota Ihor Terekhov.

Kedua belah pihak juga saling menuduh mencoba menyabotase rencana pertukaran tahanan, hampir seminggu setelah Kyiv melancarkan serangan pesawat tak berawak mendadak terhadap lapangan udara militer jauh di dalam Rusia.

Serangan hari Sabtu termasuk bom luncur udara yang telah menjadi bagian dari serangan gencar Rusia dalam perang yang dimulai pada 24 Februari 2022.

Kemudian pada hari itu, Kementerian Pertahanan Rusia mengonfirmasi pasukannya melakukan serangan menggunakan senjata jarak jauh berpresisi tinggi dan pesawat tak berawak terhadap target militer di Ukraina semalam.

“Tujuan serangan telah tercapai. Semua target yang ditetapkan telah tercapai,” kata kementerian tersebut.

Advertisement

Kementerian Pertahanan mengatakan pasukannya menembak jatuh 36 pesawat tak berawak Ukraina di wilayah selatan dan barat negara itu, termasuk di dekat ibu kota.

Empat kapal tak berawak Ukraina juga telah dihancurkan di Laut Hitam, kantor berita Rusia melaporkan, mengutip kementerian.

Namun, tidak ada komentar dari Moskow mengenai laporan korban di Kharkiv.

Baca Juga : Putin Menuduh Ukraina Bertaruh atas Meningkatnya Eskalasi Perang Rusia – Ukraina saat Telepon Paus Leo

Dalam beberapa minggu terakhir, intensitas serangan Rusia, bersama dengan serangan pesawat tak berawak mendadak Kiev baru-baru ini, tampaknya meredam harapan pihak-pihak yang bertikai dapat mencapai kesepakatan damai dalam waktu dekat.

Serangan tersebut telah menewaskan lebih dari 12.000 warga sipil, menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Advertisement

Pada hari Sabtu, angkatan udara Ukraina mengatakan Rusia menyerang dengan 215 rudal dan pesawat tak berawak semalam, dan pertahanan udara Ukraina menembak jatuh dan menetralisir 87 pesawat tak berawak dan tujuh rudal.

Terekhov mengatakan serangan di Kharkiv juga merusak 18 gedung apartemen dan 13 rumah pribadi.

Beberapa daerah lain di Ukraina juga terkena dampak, termasuk wilayah Donetsk, Dnipropetrovsk, dan Odesa, serta kota Ternopil, kata Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha dalam sebuah posting di X.

“Untuk mengakhiri pembunuhan dan penghancuran oleh Rusia, diperlukan lebih banyak tekanan terhadap Moskow, begitu pula lebih banyak langkah untuk memperkuat Ukraina,” katanya.

Gubernur daerah Kharkiv, Oleh Syniehubov, mengatakan dua distrik di kota itu diserang tiga rudal, lima bom luncur udara, dan 48 pesawat tanpa awak pada hari Sabtu. Di antara yang terluka terdapat seorang bayi laki-laki dan seorang anak perempuan berusia 14 tahun, tambahnya.

Advertisement

Baca Juga : Jembatan Ambruk Menimpa Kereta Api, 7 Tewas dan 69 Luka-luka di Bryansk Rusia, Sabotase Ukraina?

Di provinsi Dnipropetrovsk lebih jauh ke selatan, dua wanita berusia 45 dan 88 tahun terluka, menurut Gubernur setempat Serhii Lysak.

Penembakan Rusia juga menewaskan sepasang suami istri berusia 50-an di kota selatan Kherson, dekat garis depan, Gubernur setempat Oleksandr Prokudin melaporkan dalam sebuah posting Facebook.

Presiden AS Donald Trump mengatakan minggu ini bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan kepadanya bahwa Moskow akan menanggapi serangan Ukraina Minggu lalu di lapangan udara militer Rusia.

Trump juga mengatakan bahwa mungkin lebih baik membiarkan Ukraina dan Rusia “berperang sebentar” sebelum memisahkan mereka dan mengupayakan perdamaian.

Komentarnya tampaknya merupakan penyimpangan dari seruannya yang sering disampaikan untuk menghentikan perang dan mengisyaratkan ia mungkin menyerah pada upaya perdamaian baru-baru ini. ***

Advertisement

Lanjutkan Membaca