Connect with us

Internasional

Rusia Klaim 1.000 Lebih Marinir Ukraina Menyerah di Mariupol

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Tank Rusia menerobos jalanan Mariupol, yang dikabarkan masih diwanai perlawanan ketat dari Ukraina

Tank Rusia menerobos jalanan Mariupol, yang dikabarkan masih diwanai perlawanan ketat dari Ukraina

FAKTUAL-INDONESIA: Rusia mengklaim lebih dari 1.000 marinir Ukraina telah menyerah di pelabuhan Mariupol yang terkepung, tetapi Ukraina membantahnya.

Wakil Walikota kota itu, Serhiy Orlov, mengatakan kepada BBC bahwa pasukan Ukraina di sana masih bertempur.

Puluhan ribu orang tewas di Mariupol, kata Ukraina.

Pertempuran tampaknya berlanjut di sekitar pabrik baja raksasa Azovstal di pelabuhan, yang merupakan salah satu dari dua daerah yang tidak berada di bawah kendali Rusia.

Televisi Rusia telah menyiarkan rekaman yang katanya menunjukkan marinir menyerahkan diri mereka di pabrik baja.

Advertisement

Tetapi seorang penasihat presiden Ukraina bersikeras bahwa marinir sebenarnya telah menerobos untuk terhubung dengan pasukan batalyon Azov di kantong lain.

Mariupol adalah pelabuhan utama dan target utama bagi Rusia karena berusaha membangun jalur darat ke semenanjung Krimea, yang dicaploknya pada 2014.

Kota itu telah menjadi fokus serangan dahsyat oleh pasukan Rusia, dan pasukan Ukraina di sana mengatakan mereka kehabisan amunisi.

Seorang pejabat senior pertahanan AS mengatakan bahwa serangan udara Rusia terus menargetkan Mariupol dan AS tidak percaya kota itu telah sepenuhnya diambil alih oleh Rusia.

Sebelumnya pada hari Rabu wartawan Reuters melihat api mengepul dari pabrik baja Azovstal di mana marinir dari brigade ke-36 telah bersembunyi selama berminggu-minggu.

Advertisement

Populasi Mariupol mencapai lebih dari 400.000 sebelum invasi Rusia. Penduduk yang tidak dapat melarikan diri dari pengepungan telah berjuang untuk mengakses dasar-dasar untuk bertahan hidup. ***

Lanjutkan Membaca
Advertisement