Internasional
Khotbah Malam Natal Pertama Paus Leo, Menolak Membantu Orang Miskin Berarti Menolak Tuhan

Paus Leo XIV memegang salib saat memimpin misa Malam Natal di Basilika Santo Petrus di Vatikan, Rabu (24/12/2025)
FAKTUAL INDONESIA: Paus Leo dalam khotbah Malam Natal pertamanya, Rabu (24/12/2025), menyatakan, menolak orang miskin atau menolak membantu orang asing sama saja dengan menolak Tuhan.
Berbicara dalam sebuah Misa di Basilika Santo Petrus, ia mengatakan bahwa kisah Injil tentang Yesus yang lahir di kandang karena tidak ada tempat di penginapan seharusnya menantang umat Kristen untuk memberi ruang bagi mereka yang membutuhkan saat ini.
Baca Juga : Ucapkan Selamat Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Prabowo Ajak Masyarakat Bersatu Hadapi Ujian Bangsa
“Jika tidak ada tempat bagi manusia, maka tidak ada tempat bagi Tuhan,” katanya kepada jemaat, menambahkan bahwa menolak yang satu berarti menolak yang lain.
Paus, yang menempatkan migran dan kemiskinan sebagai pusat perhatian di awal masa kepausannya, mengatakan bahwa kelahiran Kristus menunjukkan kehadiran Tuhan dalam setiap orang dan menggarisbawahi “martabat tak terbatas” dari setiap kehidupan manusia.
Ia berpendapat bahwa ekonomi yang memperlakukan manusia seperti barang dagangan akan mendistorsi kompas moral masyarakat.
Baca Juga : Menag Nasaruddin Harap Natal 2025 Menjadi Ruang Perjumpaan Lintas Batas, Tempat Solidaritas dan Kemanusiaan Menemukan Maknanya
Seperti dilansir nationthailand.com, Leo, 70 tahun, merayakan Natal pertamanya sebagai paus setelah terpilih pada bulan Mei untuk menggantikan mendiang Paus Fransiskus. Paus kelahiran AS pertama ini sebelumnya mengkritik kebijakan imigrasi kontroversial Presiden AS Donald Trump, dan ia mengutip pernyataan mendiang Paus Benediktus XVI yang menyesalkan dunia yang mengabaikan anak-anak, kaum miskin, dan orang asing.
Sekitar 6.000 orang menghadiri kebaktian di dalam basilika, sementara sekitar 5.000 lainnya menonton melalui layar dari Lapangan Santo Petrus meskipun hujan deras, mengenakan ponco dan memegang payung. Sebelum Misa dimulai, Leo keluar untuk mengucapkan terima kasih kepada mereka yang berkumpul, memuji tekad mereka untuk hadir meskipun dalam cuaca seperti ini. ***