Internasional

Kelompok Houthi Yaman Menyatakan Serangan Israel Menewaskan PM Al-Rawahi dan Menteri Lainnya

Published

on

Kelompok Houthi Yaman Menyatakan Serangan Israel Menewaskan PM Al-Rawahi dan Menteri Lainnya

Perdana Menteri (PM) Yaman dukungan kelompok Houthi, Ahmed Ghalib Al-Rahawi tewas bersama menteri lainnya dalam serangan udara Israel

FAKTUAL INDONESIA: Kelompok Houthi yang didukung Iran menyatakan serangan udara Israel menewaskan perdana menteri pemerintah Yaman, Sabtu.

Dalam pernyataannya, Kelompok Houthi mengemukakan, Ahmed al-Rawahi tewas pada hari Kamis bersama menteri lainnya dalam serangan di ibu kota Yaman, Sanaa.

“Kami mendeklarasikan gugurnya pejuang Ahmed Ghalib Al-Rahawi, Perdana Menteri dalam Pemerintahan Perubahan dan Pembangunan, beserta sejumlah rekan menterinya,” demikian pernyataan tersebut.

Al-Rahawi, yang menjabat sebagai perdana menteri pemerintahan pimpinan Houthi sejak 2024, tewas dalam lokakarya pemerintah yang mengevaluasi “kegiatan dan kinerjanya selama satu tahun kerja,” tambah pernyataan itu.

Baca Juga : Israel Dua Kali Serang Kiswa dekat Damaskus dalam 24 Jam, 6 Tentara Suriah Tewas

Setelah kematiannya, Presiden Houthi Mahdi Al-Mashat menunjuk Mohammed Ahmed Ahmed Muftah, wakil perdana menteri pertama, untuk menjabat sebagai pelaksana tugas perdana menteri.

Advertisement

Militer Israel mengatakan pada hari Kamis bahwa mereka “tepat menyerang target militer rezim Houthi di wilayah Sanaa di Yaman.”

Houthi telah berulang kali menembakkan rudal ke Israel selama perang dengan Hamas, dan membingkai serangan mereka terhadap Israel dan pengiriman Laut Merah sebagai bagian dari pertahanan sekutu terhadap warga Palestina di Gaza.

Sebagai tanggapan atas serangan Houthi, Israel telah membombardir daerah yang dikuasai pemberontak di Yaman.

“Yaman berjuang keras demi kemenangan rakyat Palestina,” kata al-Rahawi menyusul serangan Israel minggu lalu yang menghantam fasilitas minyak milik perusahaan minyak utama negara itu, yang dikuasai pemberontak di Sanaa, serta sebuah pembangkit listrik.

Baca Juga : Abaikan Kecaman Internasional, Israel Lancarkan Serangan Baru dengan Membom Gaza

Serangan pada 24 Agustus itu terjadi tiga hari setelah Houthi meluncurkan rudal balistik ke Israel yang digambarkan militernya sebagai bom cluster pertama yang diluncurkan pemberontak sejak 2023.

Advertisement

Perdana menteri berasal dari provinsi selatan Abyan, dan merupakan sekutu mantan Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh. Ia bersekutu dengan Houthi ketika pemberontak menyerbu Sanaa, dan sebagian besar wilayah utara dan tengah negara itu pada tahun 2014, yang memicu perang saudara yang berkepanjangan di negara itu. Ia diangkat sebagai perdana menteri pada Agustus 2024.

Al-Rahawi adalah pejabat Houthi paling senior yang tewas sejak Amerika Serikat dan Israel memulai kampanye udara dan laut mereka sebagai respons atas serangan rudal dan pesawat tak berawak pemberontak terhadap Israel dan kapal-kapal di Laut Merah. Serangan AS dan Israel tersebut menewaskan puluhan orang. Satu serangan AS pada bulan April menghantam sebuah penjara yang menampung migran Afrika di provinsi Sadaa utara, menewaskan sedikitnya 68 orang dan melukai 47 lainnya. ***

Exit mobile version