Connect with us

Internasional

Israel Gempur Sasaran di Suriah setelah Rudal Menyerang Dataran Tinggi Golan

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Pesawat tempur Israel menyerang sasaran di wilayah Suriah, termasuk kompleks militer divisi ke-4, posisi radar dan artileri yang digunakan oleh tentara Suriah

Pesawat tempur Israel menyerang sasaran di wilayah Suriah, termasuk kompleks militer divisi ke-4, posisi radar dan artileri yang digunakan oleh tentara Suriah

FAKTUAL-INDONESIA: Israel menyerang beberapa sasaran di Suriah Minggu pagi setelah roket diluncurkan ke Dataran Tinggi Golan, militer Israel mengumumkan, di tengah meningkatnya ketegangan di wilayah tersebut.

Serangan dari Suriah dilakukan dalam dua serangan pada Sabtu malam, kata Pasukan Pertahanan Israel (IDF). Tiga roket diluncurkan pertama, dengan satu pendaratan di Dataran Tinggi Golan yang diduduki, sedangkan yang kedua, dua roket “menyeberang ke wilayah Israel” dan satu dicegat.

“Pesawat tempur IDF menyerang sasaran di wilayah Suriah, termasuk kompleks militer divisi ke-4, posisi radar dan artileri yang digunakan oleh tentara Suriah,” kata militer Israel dalam sebuah pernyataan.

“Ini mengikuti serangan oleh IDF menggunakan pasukan artileri dan pesawat berawak jarak jauh di peluncur di Suriah, dari mana penembakan itu dilakukan di Israel,” tambahnya.

Rudal yang ditembakkan dari Suriah adalah yang pertama sejak 2019 dan terjadi dua hari setelah milisi Palestina meluncurkan sekitar 30 roket dari Lebanon selatan dan lebih dari selusin dari Jalur Gaza.

Advertisement

Israel menanggapi rentetan roket itu dengan menyerang sasaran Hamas baik di daerah kantong pantai maupun di Lebanon selatan.

Menurut laporan media Suriah, jet Israel juga membom daerah dekat Damaskus.

Israel telah mengintensifkan serangan udaranya di Suriah pada bulan lalu, dengan yang terbaru datang pada hari Selasa di pinggiran ibukota, menewaskan dua warga sipil.

“IDF menganggap negara Suriah bertanggung jawab atas segala sesuatu yang terjadi di wilayahnya dan tidak akan membiarkan upaya untuk melanggar wilayah Israel,” tentara Israel memperingatkan.

Dataran Tinggi Golan adalah wilayah strategis penting yang direbut oleh Israel pada tahun 1967 dan dianeksasi pada tahun 1981.

Advertisement

Serangan rudal di perbatasan utara Israel terjadi di tengah meningkatnya kekerasan di wilayah tersebut, dengan beberapa serangan Palestina yang menewaskan tiga orang dalam dua hari, dan bentrokan antara polisi Israel dan jamaah Muslim di masjid al-Aqsa di Yerusalem timur yang diduduki.

Pada hari Minggu, ratusan warga Palestina membarikade diri mereka sendiri di dalam masjid setelah bulan suci Ramadan, shalat malam, sementara ribuan jemaah Yahudi berkumpul di Tembok Barat terdekat untuk berkat imam menandai Paskah, hari raya besar Yahudi.

Polisi Israel membatalkan rencana untuk mengusir warga Palestina di dalam masjid untuk menghindari terulangnya bentrokan dari pekan lalu, ketika 350 warga Palestina ditahan dan 30 lainnya terluka setelah pasukan Israel menyerbu al-Aqsa dan menyerang warga Palestina.

Insiden itu memicu milisi bersenjata yang beroperasi di Jalur Gaza dan Lebanon selatan untuk menembakkan rudal ke wilayah Israel.

Lusinan orang Yahudi juga memasuki kompleks masjid dalam kelompok 20 orang yang dikawal oleh polisi, membuat marah warga Palestina dan umat Muslim.

Advertisement

Situs suci Yerusalem, atau al-Haram al-Sharif, adalah situs paling suci ketiga dalam Islam. Bagi orang Yahudi, itu dikenal sebagai Temple Mount, tempat suci tersuci tempat kuil kuno Yudaisme pernah berdiri. ***

Lanjutkan Membaca
Advertisement