Internasional

Iran Serang Pangkalan Angkatan Laut Amerika di Bahrain, Israel Bongkar Markas Tempur Iran

Published

on

Kawasan Timur Tengah makin membara setelah Amerika Serikat dan Israel terus saling serang dengan Iran yang memberikan perlawanan sengit

Kawasan Timur Tengah makin membara setelah Amerika Serikat dan Israel terus saling serang dengan Iran yang memberikan perlawanan sengit

FAKTUAL INDONESIA: Perkembangan terbaru menunjukkan Iran terus memberikan perlawanan terhadap Amerika Serikat dan Israel beserta sekutunya.

Terbaru Iran menyerang Pangkalan Angkatan Laut AS di Bahrain. Drone Iran menghantam pangkalan itu Minggu.

Dalam siaran langsung BBC, seorang pejabat senior Bahrain mengatakan bahwa pangkalan armada ke-5 Angkatan Laut AS di Bahrain dihantam sekitar pukul 19:30 GMT (22:30 waktu setempat) oleh drone Iran yang menyebabkan kebakaran besar.

Drone tersebut menghantam tepat di sebelah fasilitas angkatan laut Inggris yang berbatasan dengan wilayah AS, tetapi tidak ada korban jiwa karena daerah tersebut telah dievakuasi sebelum konflik terjadi.

Sejauh ini, katanya, ada empat orang yang terluka akibat serangan Iran di Bahrain: satu warga negara Tiongkok, dua warga negara Mesir, dan satu warga negara Bahrain.

Advertisement

Para menteri luar negeri negara-negara Teluk saat ini sedang mengadakan pertemuan virtual dan membahas kemungkinan mengikuti jejak UEA dalam menutup kedutaan mereka di Teheran.

Sementara itu Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan Markas Tempur Iran ‘dibongkar. Dalam pembaruan di saluran Telegramnya, IDF mengatakan telah “membongkar Markas Tempur Iran” tempat para agen rezim Iran berada.

Militer Israel mengatakan bahwa pusat komando termasuk markas besar milik Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), markas intelijen, pusat komando Angkatan Udara IRGC dan markas keamanan internal diserang dalam “gelombang serangan skala besar”.

IDF mengatakan akan terus menargetkan infrastruktur militer dan agen rezim teror Iran di mana pun mereka beroperasi.

Dalam bagian lain, pesawat pembom AS menyerang fasilitas balistik dalam gelombang serangan pertama . Komando Pusat Amerika Serikat (Centcom) mengatakan pesawat pembom AS menyerang fasilitas rudal balistik Iran.

Advertisement

Pengumuman di media sosial menyebutkan bahwa pesawat-pesawat tersebut adalah “pesawat pembom siluman B-2 yang dipersenjatai dengan bom seberat 2.000 pon.”

Musim panas lalu, AS juga menggunakan pesawat pembom B-2 untuk menyerang fasilitas nuklir Iran.

Sedangkan sebuah pesawat tempur Typhoon milik Angkatan Udara Kerajaan (RAF) berhasil menembak jatuh sebuah drone Iran yang menuju wilayah Qatar, kata juru bicara Kementerian Pertahanan Inggris.

“Pesawat jet Typhoon sedang melakukan patroli udara defensif dan menggunakan rudal udara-ke-udara untuk menembak jatuh drone tersebut, memastikan keamanan wilayah udara Qatar dan kepentingan Inggris di kawasan itu,” kata pernyataan tersebut.***

Advertisement
Exit mobile version