Internasional
Inisiatif Public Private Track 1.5: Airlangga Promosi Kekuatan UMKM Indonesia kepada Jepang
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (kanan) menerima Menteri Ekonomi, Perdagangan dan Industri Jepang Koichi Hagiuda di Jakarta, Senin (11/1/2022).
FAKTUAL-INDONESIA: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto promosi tentang kekuatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Indonesia saat menerima kunjungan Menteri Ekonomi, Perdagangan dan Industri Jepang Koichi Hagiuda di Jakarta, Senin (11/1/2022).
Dalam acara untuk peningkatan hubungan bilateral Indonesia dan Jepang tersebut, Menko Airlangga Hartarto didampingi oleh Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi.
Menko Airlangga menyampaikan, UMKM Indonesia tumbuh menjadi sektor penopang utama ekonomi. UMKM Indonesia memberi kontribusi lebih dari 60% PDB dan menyerap lebih dari 90% tenaga kerja di tahun 2020.
Selain itu, sektor lain yang juga sangat penting bagi Indonesia adalah ekonomi digital. Nilai e-commerce Indonesia diproyeksikan akan terus meningkat hingga 32 miliar USD pada tahun 2025 dengan tingkat pertumbuhan tahunan 54%.
Untuk itu Menko Airlangga berharap forum bilateral tersebut juga dapat menjadi wadah untuk mempromosikan pengembangan UMKM dan ekonomi digital.
Pertemuan tersebut juga membahas peluang kerja sama dalam Presidensi G20 Indonesia yang pada tahun 2022 mengusung tema “Recover Together, Recover Stronger”. Menko Airlangga mengajak Pemerintah Jepang untuk bekerja sama dan mendukung inisiatif Indonesia untuk menyukseskan agenda yang tertuang dalam Presidensi G20 Indonesia tahun ini.
Selanjutnya, pertemuan tersebut juga membahas terkait akses perdagangan kedua negara, serta peningkatan kerja sama di kawasan, utamanya dalam forum ASEAN dan negara-negara Indo-Pasifik.
Sebagai informasi, total perdagangan Indonesia dan Jepang pada Januari hingga November 2021 adalah senilai 28,5 miliar USD, yang berarti 31% lebih tinggi dari periode yang sama di tahun 2020 yaitu sebesar 21,7 miliar USD. Dari sisi investasi, pada Januari hingga September 2021 investasi Jepang ke Indonesia sebesar 1,7 miliar USD dalam 6.794 proyek yang menduduki peringkat keempat di antara investor Indonesia lainnya.
Optimis
Menko Airlangga dan Mendag Lutfi dalam kesempatan tersebut, menyambut baik inisiatif usulan kerja sama baru dengan Jepang yaitu Public Private Track 1.5: Japan Indonesia Co-Creation Partnership for Innovative and Sustainable Economic Society.
Disebutkan, Indonesia dan Jepang yang selama ini mempunyai pengalaman kerja sama yang kuat akan makin diperkuat dengan disepakatinya inisiatif baru tersebut.
Melalui forum tersebut kedua negara akan meningkatkan kerja sama dalam rantai pasok regional dan global, pembangunan infrastruktur, ekonomi digital, pengembangan Sumber Daya Manusia, dan industri berkelanjutan yang merupakan prioritas pembangunan Indonesia.
“Indonesia selalu siap untuk bekerja sama dengan Pemerintah Jepang untuk memaksimalkan potensi besar kerja sama kedua negara,” ungkap Menko Airlangga.
Menko Airlangga dalam kesempatan itu menyampaikan selamat atas dilantiknya Menteri Hagiuda sebagai Menteri Ekonomi, Perdagangan dan Industri Jepang.
Airlangga menyatakan, pandemi Covid-19 telah menggerakkan negara-negara di dunia menjadi lebih terbuka dan bersinergi agar bisa pulih bersama. Demikian juga dengan hubungan bilateral Indonesia dan Jepang yang telah berjalan selama ini, juga semakin didorong untuk dapat terjalin dengan lebih baik.
Airlangga optimis ke depannya hubungan bilateral antara Indonesia-Jepang makin terjalin kuat, terlebih dalam pembangunan infrastruktur yang mana antara Indonesia dan Jepang telah memiliki pengalaman kerja sama yang kuat.
“Beberapa infrastruktur utama Indonesia telah dibangun dengan bekerja sama dengan Jepang, diantaranya termasuk MRT Jakarta dan Pelabuhan Patimban. Saya percaya bahwa dialog baru akan dapat memperkuat dan memperluas kerja sama bilateral lebih lanjut di sektor ini,” tegas Airlangga. ***
