Home Hukum Digagalkan, Upaya Penyelundupan Sabu Dimasukkan dalam Bola Tenis

Digagalkan, Upaya Penyelundupan Sabu Dimasukkan dalam Bola Tenis

oleh Ki Pujo Pandunung

 

Barang bukti bola tenis berisi sabu. (Foto: Dok.Lapas)

FAKTUAL-INDONESIA: Upaya menyelundupkan sabu ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang dengan berbagai modus berhasil digagalkan petugas Lapas.

Beberapa waktu lalu, upaya menyelundupkan narkoba dengan modus melempar bungkusan dari tembok terluar belakang Lapas, berhasil diketahui petugas. Kini modusnya dengan cara memasukkan sabu ke dalam bola tenis. Tapi lagi-lagi bisa digagalkan.

Peristiwa berawal saat seorang petugas Lapas hendak bertugas melakukan kontrol keliling secara berkala di area Branggang belakang Lapas sekira pukul 09.00 WIB.

Ketika itu petugas menaruh curiga saat menemukan bungkusan bola tenis yang dilapisi lakban di rerumputan sekitar semak-semak.

Seketika petugas menghubungi Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) dan Kepala Bidang Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kamtib).

Atas temuan itu,  pihak Lapas  berkoordinasi langsung dengan Kepolisian Sektor (Polsek) Ngaliyan dan Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Semarang.

Barang itu, diduga narkotika yang sengaja akan diselundupkan dengan cara melempar dari luar tembok. Namun upayanya gagal lantaran tidak bisa menjangkau ke dalam blok hunian.
Menurut Kalapas Semarang, Supriyanto, bungkusan tersebut setelah dibuka, ternyata merupakan paket narkotika jenis sabu dan jenis obat keras.

“Begitu dibuka bungkusan tadi berisi sabu seberat 17,48 gram dan 10 butir obat keras. Barang itu dilempar dari luar tembok belakang Lapas dan  dimasukkan ke dalam bola tenis agar lemparan bisa jauh masuk ke dalam blok Lapas,” ujarnya, Senin (18/10/2021).

“Barang bukti sabu sudah kami serahkan ke Polrestabes  Semarang dan Polsek Ngaliyan guna pemeriksaan mendalam,” tuturnya.

Pihak Lapas sendiri, telah memasang tembok pagar tambahan dan telah memasang 6 kamera pengawas CCTV yang berbatasan dengan lahan kosong milik warga.

“Barang haram itu, tidak akan sampai blok hunian karena jaraknya jauh, sehingga pasti bisa diamankan  petugas  Lapas jika ditemukan,” jelasnya.

“Lapas Semarang sendiri sudah bersinergi dengan pihak Kepolisian, dan terus berkomitmen untuk memerangi narkoba,” lanjutnya.

Kedepan, lanjutnya, Lapas Semarang akan menambah personel untuk menjaga pos atas tembok belakang lapas demi menekan penyelundupan narkoba ke dalam  Lapas.***

Tinggalkan Komentar