Connect with us

Hukum

Kasus Korupsi Pembangunan Gereja di Timika, KPK Sudah Tetapkan 3 Tersangka

Avatar

Diterbitkan

pada

Korupsi Pembangunan Gereja di Timika

Kasus Korupsi Pembangunan Gereja di Timika, KPK Sudah Tetapkan 3 Tersangka (Foto Ilustrasi: Dok KPK)

FAKTUAL-INDONESIA: Terkait kasus korupsi Pembangunan Gereja Kingmi Mile 32 di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah menetapkan tiga orang tersangka dalam perkara tersebut.

Ketiga tersangka tersebut adalah EO Bupati Mimika periode 2014-2019 dan periode 2019-2024, MS Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Mimika/Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), dan TA pihak Swasta/Direktur PT WM.

Selanjutnya, KPK akan melakukan penangkapan dan penahanan terhadap Tersangka EO untuk mempercepat proses penyidikannya. Tersangka EO ditahan untuk 20 hari pertama terhitung tanggal 8 s.d 27 September 2022. Penahanan dilakukan di Rutan KPK pada Pomdam Jaya Guntur.

Baca juga: Kasus dugaan Korupsi Stadion Mandala Krida Jogja Diharap Menjadi yang Terakhir

Melansir laman resmi KPK, dalam perkara ini, EO diduga mengkondisikan pelaksanaan pembangunan gereja dengan mengangkat MS sebagai PPK lalu memerintahkannya menunjuk TA sebagai pemenang proyek. Padahal kegiatan lelang belum diumumkan. EO dan TA kemudian bersepakat atas pembagian fee 10 persen dari nilai proyek, dimana EO mendapat 7 persen dan TA persen.

Tersangka TA mensubkontrakkan seluruh pekerjaan ke beberapa perusahaan, salah satunya PT KPPN, tanpa adanya perjanjian kontrak dengan Pemkab Mimika.

Advertisement

Hal tersebut juga atas sepengetahuan EO. Progres pembangunan juga diduga tidak sesuai jangka waktu penyelesaian sebagaimana kontrak, termasuk adanya volume pekerjaan yang kurang. Padahal telah dilakukan pembayaran pekerjaannya.

Akibat perbuatan para Tersangka mengakibatkan timbulnya kerugian keuangan negara setidaknya sejumlah sekitar Rp21,6 Miliar dari nilai kontrak Rp46 Miliar. Dimana dari proyek ini EO diduga menerima uang sejumlah sekitar Rp4,4 Miliar.

Baca juga: Setelah Diperiksa 11 Jam Terkait Kasus Korupsi Formula E, Anies: Senang Membantu KPK Menjalankan Tugasnya

Atas perbuatannya, para Tersangka disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 UU RI Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUH Pidana.

KPK meminta kepada para tersangka lainnya untuk kooperatif memenuhi panggilan pemeriksaan berikutnya. Hal ini sebagai komitmen bersama agar proses penegakkan hukum tindak pidana korupsi dapat dilakukan secara efektif dan efisien, sehingga segera memberikan kepastian hukum kepada pihak-pihak terkait.***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement