Connect with us

Hukum

Waduh! Tahanan di Polsek Tanah Abang Kabur, 4 Anggota Polisi Segera Disidang Etik

Avatar

Diterbitkan

pada

Polsek Tanah Abang Jakarta Pusat, kebobolan, 16 tahanan kabur. (ist)

FAKTUAL-INDONESIA : Sebanyak 16 tahanan kabur dari Poksek Tanah Abang pada Senin (19/2/2024). Namun 10 dari jumlah tersebut berhasil diamankan polisi, tinggal 6 masih buron.

Selain 6 masih buron wanita atas nama Riski Amelia juga menjadi tersangka. Dia adalah istri dari salah satu tahanan yang kabur yang diduga membantu kaburnya para tahanan tersebut.

Atas kejadian ini, empat anggota Polsek Tanah Abang dinilai lalai terkait kaburnya 16 tahanan dari rutan. Empat anggota tersebut pun bakal menjalani sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP).

“Keempat anggota tersebut melanggar Peraturan Kapolri Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi Polri dan akan disidang melalui sidang Komisi Kode Etik Polri,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro dalam keterangannya, Jumat (23/2/2024).

Susatyo mengatakan para anggota tersebut terancam disanksi etika dan administrasi buntut kasus tersebut.

Advertisement

“Dengan ancaman sanksi etika dan sanksi administrasi,” ujarnya.

Pihak kepolisian meminta masyarakat untuk melaporkan jika menemukan para DPO yang saat ini masih terus diburu.

Propam Polres Metro Jakarta Pusat sudah melakukan pemeriksaan terhadap anggota Polsek Tanah Abang buntut kasus 16 tahanan kabur. Terkini, 4 anggota dihukum penempatan khusus (patsus) buntut kasus tersebut.

“Mulai hari ini Jumat, 23 Februari 2024, tim audit internal yang dipimpin Wakapolres Jakpus memberikan sanksi tegas berupa penempatan khusus dalam rangka pemeriksaan selama 14 hari terhadap 4 personel Polsek Tanah Abang,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro dalam keterangannya, Jumat (23/2/2024).

Mereka yang dihukum patsus adalah Aiptu ST sebagai Katim Jaga Tahanan dengan kesalahan berupa kelalaian tidak melaksanakan tugas sesuai SOP.

Advertisement

Ada juga Brigadir MS sebagai anggota jaga tahanan dengan kesalahan berupa kelalaian tidak melaksanakan tugas sesuai SOP.

Selain itu, ada Brigadir SY sebagai anggota jaga tahanan dengan kesalahan kelalaian mengijinkan masuk tersangka RA di luar jam besuk sehingga gergaji berhasil diselundupkan masuk ke ruang tahanan.

Terakhir Aiptu SP, jabatan PS Kaur Tahti Polsek Tanah Abang dengan kesalahan berupa kelalaian tidak melaksanakan tugas tanggung jawabnya terhadap kondisi tahanan.***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement