Hukum

Duh! Polisi Tangkap Lebih dari 200 Anak di Bawah Umur Ikutan Demo di DPR

Published

on

Duh! Polisi Tangkap Lebih dari 200 Anak di Bawah Umur Ikutan Demo di DPR

Suasana demo di depan gedung DPR pada Senin malam. (Foto : istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA : Demonstrasi penolakan kenaikan gaji dan tunjangan DPR yang berlangsung di sekitar gedung parlemen sejak Senin (25/8/2025) siang hingga malam berakhir ricuh dan anarkis. Polisi mengamankan 312 pendemo, dan 205 di antaranya merupakan anak di bawah umur.

Polisi terpaksa melakukan penertiban setelah imbauan untuk membubarkan diri tidak diindahkan para peserta aksi. Polisi pun menangkap sebanyak 312 pendemo tersebut.

Para pendemo dibawa menggunakan dua kendaraan taktis menuju Polda Metro Jaya untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Dari hasil pendataan awal, kepolisian akan memisahkan para pengunjuk rasa berdasarkan kategori usia. Bagi pendemo dewasa, proses hukum akan dilakukan sesuai aturan yang berlaku.

Baca Juga : Gegara Demo di DPR Ricuh, Banyak Penumpang Kereta Berjalan Kaki

Sementara itu, pelajar atau anak di bawah umur akan diberikan pembinaan dan peringatan sebelum dijemput oleh pihak keluarga maupun sekolah masing-masing.

Advertisement

Hingga Senin malam, Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri dan Direktur Reskrimum Kombes Wira Satya Triputra belum memberikan keterangan resmi. Keduanya masih melakukan evaluasi terkait langkah pengamanan aksi unjuk rasa yang berakhir anarkis tersebut.

Kepolisian mengimbau masyarakat agar menyampaikan aspirasi dengan tertib dan tidak merugikan pengguna jalan maupun fasilitas publik. Penindakan tegas, menurut aparat, dilakukan semata-mata untuk menjaga ketertiban dan keselamatan bersama.

Dengan diamankannya ratusan peserta demo penolakan kenaikan gaji DPR, pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk tetap mengawal kebebasan berpendapat sesuai aturan, sekaligus mencegah potensi kericuhan yang membahayakan masyarakat.***

 

Advertisement
Exit mobile version