Home Hukum Diduga Terima Uang Hasil Korupsi, Mantan Ketua DPRD Jambi Diperiksa KPK

Diduga Terima Uang Hasil Korupsi, Mantan Ketua DPRD Jambi Diperiksa KPK

oleh Darto Darto

Foto: Istimewa

FAKTUAL-INDONESIA: Diduga terima uang hasil korupsi, mantan Ketua dan anggota DPRD Provinsi Jambi periode 2014 hingga 2019 diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang mengusut kasus korupsi pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2017.

“Para saksi diperiksa terkait dengan dugaan adanya aliran sejumlah uang yang diterima oleh mereka,” ujar Plt juru bicara KPK bidang Pencegahan Ipi Maryati Kuding di Jakarta, Selasa (16/11/2021).

Ia mengatakan, keempat saksi tersebut adalah Cornelis Buston yang merupakan Ketua DPRD Provinsi Jambi periode 2014-2019, kemudian Cekman, Supriyono, Muhamadiyah dan Sufardi Nurzain yang keempatnya merupakan Anggota DPRD Provinsi Jambi periode 2014-2019.

Para saksi yang diperiksa tersebut diduga menerima sejumlah uang yang diberikan oleh tersangka Apif Firmansyah (AF) dengan tujuan memperlancar proses pengesahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jambi Tahun 2017.

“Para saksi diperiksa di Lapas Kelas II A Jambi,” ujarnya.

Menurut KPK, tersangka AF merupakan orang kepercayaan dan representasi dari Zumi Zola mantan Gubernur Jambi ketika maju menjadi calon Bupati Tanjung Jabung Timur tahun 2010.

Pada saat itu, AF selalu ikut mendampingi Zumi Zola melakukan kampanye. Ketika Zumi Zola terpilih menjadi Bupati Tanjung Jabung Timur, AF semakin dipercaya untuk terus mendampingi, membantu dan mengurus berbagai kegiatan dinas. Termasuk pula mengurusi keperluan pribadi.

Tidak sampai di situ, saat Zumi Zola terpilih menjadi Gubernur Jambi periode 2016-2021, AF kembali dipercaya mengurus semua keperluannya di antaranya mengelola kebutuhan dana operasional dengan meminta sejumlah “fee” proyek dari para kontraktor di daerah itu.

Adapun total yang telah dikumpulkan oleh AF sekitar Rp46 miliar. Berdasarkan perintah Zumi Zola, sebagian diberikan kepada anggota DPRD Provinsi Jambi terkait uang ketok palu pembahasan RAPBD Tahun Anggaran 2017.***