Home Hukum Bupati Probolinggo Nonaktif Puput dan Suami pun Tersangka TPPU

Bupati Probolinggo Nonaktif Puput dan Suami pun Tersangka TPPU

oleh Darto Darto

Foto: Istimewa

FAKTUAL-INDONESIA: Status baru ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Probolinggo nonaktif Puput Tantriana Sari dan suaminya yang merupakan mantan Bupati Probolinggo dua periode (2003-2008 dan 2008-2013) sekaligus anggota DPR RI Fraksi NasDem Hasan Aminuddin.

Mereka pun tersangka kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dan penerimaan gratifikasi.

“Dalam perkara ini, setelah ditemukan adanya bukti permulaan yang cukup, tim penyidik melakukan pengembangan perkara khusus untuk tersangka PTS [Puput Tantriana] dan tersangka HA [Hasan] dengan kembali menetapkan kedua tersangka tersebut dengan dugaan TPK [tindak pidana korupsi] gratifikasi dan TPPU,” ujar Plt. juru bicara Penindakan KPK, Ali Fikri, Selasa (12/10/2021).

Pengumpulan bukti terkait pengembangan perkara dimaksud saat ini, tuturnya seperti dikutip dari cnnindonesia.com, sudah dilakukan dengan memeriksa 17 orang saksi.

Beberapa di antaranya yakni Pensiunan/ DPRD Kabupaten Probolinggo Fraksi Nasdem, Sugito; Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Probolinggo, Doddy Nur Baskoro; dan Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Probolinggo, Soeparwiyono.

Kemudian Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Kebudayaan Kabupaten Probolinggo, Sugeng Wiyanto; Kepala Badan Kepegawaian Kabupaten Probolinggo, Hudan Syarifuddin; dan Kepala Dinas Perikanan Pemerintah Kabupaten Probolinggo, Dedy Isfandi.

“Pemeriksaan di Polres Probolinggo Kota, Jawa Timur, kemarin. Seluruh saksi hadir dan dikonfirmasi antara lain terkait dengan dugaan penerimaan sejumlah uang dan kepemilikan aset dari tersangka PTS dan tersangka HA,” ucap Ali.

Puput Tantriana dan Hasan Aminuddin sebelumnya menjadi tersangka kasus dugaan suap terkait jual beli jabatan kepala desa. Di kasus ini, mereka disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-undang (UU) Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.***

Tinggalkan Komentar