Hukum

Berkas Perkara Dua Tersangka Penembak Kombatan GAM Dilimpahkan ke Kejari Aceh

Published

on

Pelimpahan berkas perkara penembak mantan kombatan GAM (Istemewa)

FAKTUAL-INDONESIA:  Berkas perkara beserta dua tersangka penembakan mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) M Yusuf alias Burak (46) dilimpahkan Penyidik Satuan Reserse Kriminal Polres Aceh Utara ke jaksa penuntut umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Utara.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Aceh Utara Arif Kadarman mengatakan, pelimpahan berkas perkara beserta tersangka dan alat bukti tersebut setelah kasus tersebut dinyatakan lengkap atau P21.

“Saat ini, berkas perkara beserta kedua tersangka dan alat bukti telah dilimpahkan. Kedua tersangka menjadi tahanan kejaksaan. Selanjutnya, jaksa penuntut umum segera melimpahkannya ke pengadilan,” ujarnya di Aceh Utara, Rabu (18/5/2022).

Arif Kadarman mengatakan, kedua tersangka yakni AJ alias Botak (22) yang merupakan pelaku penembakan. Serta tersangka FR alias AD (42) merupakan pemilik senjata angin yang digunakan AJ untuk menembak korban.

“Keduanya dijerat pasal berbeda. AJ dijerat Pasal 340 jumcto (jo) Pasal 338 KUHP jo UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951. Sedangkan FR dijerat dengan Pasal 340 jo Pasal 338 jo Pasal 56 ayat (2) KUHP jo UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951,” kata Arif Kadarman.

Advertisement

Kasus penembakan hingga korban meninggal dunia tersebut, seperti dikutip dari antatanews.com, dengan motif karena tersangka AJ sakit hati dan memiliki dendam pribadi terhadap korban.

“Tersangka AJ tidak terima atas ancaman dan adanya upaya penganiayaan yang dilakukan korban terhadap keluarganya. Tersangka AJ dendam hingga akhirnya menembak korban,” kata Arif Kadarman

Tersangka AJ ditangkap polisi di kawasan Simpang Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar pada Kamis (3/3/2022). AJ ditangkap saat berusaha melarikan diri setelah menembak mantan kombatan GAM M Yusuf alias Burak.

Sedangkan FR, merupakan pemilik senapan angin. Dia ditetapkan sebagai tersangka karena mengetahui AJ menggunakan senjata angin miliknya untuk menembak korban.***

Advertisement
Exit mobile version