Connect with us

Hukum

Anak Kyai Pelaku Pencabulan Santri Jombang, Menyerahkan Diri

Avatar

Diterbitkan

pada

Tersangka MSAT. (Foto: Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Anak kyai Jombang MSAT (42) yang menjadi tersangka kasus pencabulan terhadap santriwati di sebuah ponpes di Ploso Jombang, akhirnya menyerahkan diri.

Tersangka yang berulangkali gagal dibawa polisi karena pendapat perlindungan dari santri Ponpes Majma’al Bahrain Shiddiqiyyah Jombang itu, akhirnya menyerahkan diri pada Kamis (7/7/2022), sekitar pukul 23.35 WIB.

Menurut Kapolda Jawa Timur, Irjen Nico Afinta, upaya mengamankan tersangka pencabulan itu sebetulnya sudah dilakukan secara persuasif. “Kami melakukan komunikasi dengan orang tua dan akhirnya yang bersangkutan (MSAT) menyerahkan diri,” ujarnya, Jum’at dini hari.

Seperti diketahui, anak kyai Ploso Jombang ini berurusun dengan hukum bermula dari laporan pada 2019 silam yang dierima eh Polres Jombang dan terdaftar dengan nomor LP: LPB/392/X/RES/1.24/2019/JATIM/RESJBG.

Tersangka dilaporkan atas dugaan pencabulan, pemerkosaan, hingga kekerasan seksual pada tiga santriwati dengan beberapa modus, salah satunya dengan mengadakan sebuah wawancara medis.

Advertisement

upaya penangkapan tersangka pencabulan yang menjadi sorotan publik itu tidak berjalan mulus. Anak kayai berpengaruh di Jombang itu selalu mendapat perlindungan dari para santri yang ada di ponpes tersebut.

Polisi atas berbagai pertimbangan melakukan pendekatan persuasif. Sempat terjadi beberapa kali kesepakatan bahwa tersangka ini akan menyerahkan diri ke polisi, tapi tersangka ini selalu mengingkarinya.

Berdasarakn data yang ada, sejak Februari hingga April 2022, tersangka MSAT tidak memenuhi panggilan pertama dan kedua dari kepolisian. Dua hari lalu tim Polda Jatim turun melakukan penjemputan.

Ke depan, pihak kepolisian akan berkoordinasi dengan Kejaksaan untuk menentukan yang bersangkutan salah atau tidak di depan sidang pengadilan.

“Biarkan penyidik bekerja terlebih dahulu melakukan administrasi, yang menghalang-halangi masih diproses pemeriksaan di Polres Jombang, ada 320 orang,” ujarnya.

Advertisement

usai menyerahkan diri, tersangka langsung dibawa ke Mapolda Jatim untuk menjalani proses hukum selanjutnya. MSAT dibawa tanpa didampingi kedua orangtuanya.***

Lanjutkan Membaca