Connect with us

Hukum

BNPT Sebut Peran TNI, Polri dan Pemda Cukup Vital Mengawasi Eks Napi Terorisme

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Kepala BNPT Komjen Polisi Boy Rafli Amar memberi contoh kasus bom bunuh diri yang terjadi di Polsek Astanaanyar sebagai eks napi terorisme kembali mengulangi kejahatan yang sama

Kepala BNPT Komjen Polisi Boy Rafli Amar memberi contoh kasus bom bunuh diri yang terjadi di Polsek Astanaanyar sebagai eks napi terorisme kembali mengulangi kejahatan yang sama

FAKTUAL-INDONESIA: Peran TNI, Polri, dan pemerintah daerah cukup vital dalam memantau atau mengawasi eks narapidana (napi) terorisme setelah keluar dari penjara karena jika tidak ada pengawasan bisa saja ia kembali mengulangi kejahatan yang sama.

Demikian dikemukakan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Polisi Boy Rafli Amar di Jakarta, Jumat.

Boy kemudian memberi  contoh kasus bom bunuh diri yang terjadi di Polsek Astanaanyar, Bandung, Jawa Barat pada 7 Desember 2022. Pelaku diketahui merupakan eks napi kasus terorisme pada tahun 2017.

Menurut Boy perlu pengawasan ekstra terhadap eks napi kasus terorisme meskipun yang bersangkutan telah selesai menjalani masa pidana agar tidak mengulangi perbuatannya.

“Pengawasan (eks narapidana terorisme) harus lebih banyak lagi melibatkan kerja sama,” kata Boy.

Advertisement

Ia mengatakan pengawasan eks napi terorisme sangat penting terutama yang dinilai tidak kooperatif. Dengan kata lain eks napi itu memiliki mobilitas individual yang berbeda.

“Untuk itu butuh kegiatan-kegiatan pengawasan yang lebih ekstra dengan pemangku kepentingan lainnya,” kata mantan Kapolda Papua dan Banten tersebut.

Menurut Boy,

Untuk eks napi terorisme yang bersifat kooperatif, kata dia misalnya mengikuti program deradikalisasi, ikut program koperasi hingga tergabung dalam Kawasan Terpadu Nusantara BNPT. Semua itu diharapkan menjadi jembatan bagi masyarakat agar tidak terpapar paham yang bertentangan dengan Pancasila.

“Kita berharap kolaborasi pengawasan terhadap mereka (eks napia terorisme) semakin ditingkatkan,” katanya. ***

Advertisement

Lanjutkan Membaca