Connect with us

Hiburan

Kasus Kabur Rachel Vennya Disidangkan 10 Desember di PN Tangerang

Avatar

Diterbitkan

pada

FAKTUAL-INDONESIA: Selebgram Rachel Vennya sempat bikin heboh dengan kabur dari Wisma Atlet usai pulang dari luar negeri. Wisma Atlet adalah tempat karantina Covid-19.

Saat tengah tinggi-tingginya kasua Covid-19, Rachel Vennya malah kabur dari tempat karantina. Padahal setiap orang yang baru pulang dari luar negeri wajib dikarantina selama 8 hari.

Seperti diketahui Rachel Vennya pada waktu itu baru pulang dari Amerka. Tiba-tiba saja sudah ada di Bali. Belakangan diketahui Rachel Vennya kabur dari karantina. Ia langsung ke Bali.

Kasus kabur karantina yang dilakukan oleh s Rachel Vennya ini akan segera disidangkan. Kasus yang ikut menyeret kekasihnya, Salim Nauderer, dan asistennya, Maulida, itu bakal disidangkan pada 10 Desember mendatang.

Advertisement

Pengadilan Negeri Tangerang nantinya bertugas untuk menyidangkan perkara tersebut. Hal ini disampaikan oleh Humas PN Tangerang, Arief Budi Cahyono.
“Saya belum baca lengkap, ya, tapi kemungkinan kita sidangkan nanti hari Jumat (10 Desember),” kata Arief ditemui di kantornya Rabu (8/12).

Kata Arief, Jaksa Penuntut Umum mengajukan perkara pidana dengan acara singkat untuk perkara itu. Sehingga, persidangan tersebut akan langsung digelar dalam satu hari.

“Kemungkinan besar pada hari itu juga saksi langsung dibawa semua karena, kan, diajukan dalam tindak pidana singkat,” ucapnya.

“Bisa juga (langsung putusan) karena diajukan dengan acara tindak pidana singkat. Artinya, kan, jaksa memandang pembuktian acara ini sederhana dan mudah,” tambah Arief.

Para terdakwa dan saksi diminta hadir dalam persidangan itu. Arief juga mengatakan bahwa sidang bersifat terbuka untuk umum.

Advertisement

“Nanti setelah salat jumat, ya, karena pagi biasanya ada perkara perdata. Kemungkinan besar setelah salat jumat,” pungkasnya.
Rachel Vennya diduga kabur dari karantina setelah pulang dari Amerika Serikat. Tak sendirian, Salim dan Maulida juga diduga ikut dalam pelarian itu.

Dari hasil penyelidikan, ditemukan dugaan adanya dua oknum anggota TNI yang membantu Rachel kabur dari kewajiban karantina di hotel. Keduanya Oknum TNI itu berinisial FS dan IG.

Atas kasus tersebut, Rachel dijerat Pasal 93 Undang Undang RI Nomor 6 Tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan dan Pasal 14 Undang Undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular.***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement