Home Hiburan Anji Mengaku Anaknya Kecewa dan Trauma Pada Dirinya yang Tersandung Narkoba

Anji Mengaku Anaknya Kecewa dan Trauma Pada Dirinya yang Tersandung Narkoba

oleh Syawal G

FAKTUAL-INDONESIA: Anji berbagi cerita mengenai pengalamannya berurusan dengan pihak berwajib karena terjerat narkoba. Termasuk reaksi keluarga terutama anak-anaknya usai tahu mengenai masalah tersebut.

Hal itu terungkap lewat obrolan Anji dengan Deddy Corbuzier. Dalam konten podcast di kanal YouTube miliknya, Deddy penasaran dengan cara Anji menjelaskan ke anak-anaknya soal kasus narkoba tersebut.

“Anak gimana bos, neranginnya gimana? Ini agak sulit ni,” tanya Deddy Corbuzier dalam video yang diunggah pada Sabtu (13/11/2021).

“Anak gue ada 5 kan, yang tiga ini udah cukup besar. Yang satu udah jelas, udah kuliah, satu SMA, yang satu masih SD tapi udah (ngerti). Salva, udah kuliah kan. (Salva) anak sambung gue, tapi kan maksudnya tinggal sama gue, kan maksudnya deket banget kan udah. Ya gue menjelaskan ke mereka kan melalui istri gue,” jawab Anji.

Anji meminta bantuan sang istri untuk menjelaskan kondisi dan permasalahannya kala itu. Pasalnya, Anji langsung digelandang ke kantor polisi usai diciduk. Anji memutuskan untuk jujur perihal dirinya yang terjerat narkoba pada anak-anaknya.

“Ya nggak bisa (ketemu) dong mas, PPKM dan waktu itu lagi tinggi-tingginya,” jelas mantan vokalis band Drive tersebut.

Tak dipungkiri, anak-anaknya yang sudah cukup dewasa dan mengerti menyatakan rasa kecewa mereka. Selain itu, salah satu putra Anji yang masih kecil, Saga juga akhirnya mengalami trauma.

“Ya memang kalau yang besar-besar sih menyatakan kekecewaannya. Kalau sama yang Leticia gue bilang ‘Tolong jelasin lah kalau papanya berbuat kesalahan’. Ya gimana mas, eranya kan udah bisa searching mereka,” ungkapnya.

“Sampai Saga juga gue bilang begitu, ‘I smoking pot’ ‘Ya don’t do it again’. Ya dia (Saga) trauma sih. Karena ketiga gue ketangkep itu, dia lagi mau ngajakin main scrooser. ‘Ayo main scrooser’ ‘Yuk, tapi nanti dulu ya, Manji mau ke kantor dulu’. Begitu gue ke kantor, terus ilang aja 4 bulan. Ya jadi dia kayak, ‘Manji mau kemana’ ‘Mau ke kantor’ ‘Hah, jangan!’ kayak gitu. ‘Kamu pulang nggak nanti?’ dia bilang gitu, trauma,” pungkas Anji.***