Home Hiburan Tersangka Mafia Tanah Riri Kharisma Kini Malah Lapor Balik Keluarga Nirina Zubir

Tersangka Mafia Tanah Riri Kharisma Kini Malah Lapor Balik Keluarga Nirina Zubir

oleh Syawal G

FAKTUAL-INDONESIA: Riri Khasmita, salah satu tersangka mafia tanah melaporkan Fadlan, kakak kandung Nirina Zubir, soal dugaan penyekapan. Laporan itu kini telah diterima pihak kepolisian.

“Itu laporan dari Polda (Metro Jaya), terus dilimpahkan ke Polres. Laporan yang diterima kita soal Pasal 333 KUHP tentang perampasan kemerdekaan,” kata Kanit Kriminal Umum Polres Metro Jakarta Barat AKP Avrilendy saat dihubungi, Rabu (24/11/2021).

Avrilendy mengaku pihaknya akan segera memeriksa Riri Khasmita selaku pelapor. Pemeriksaan itu direncanakan digelar pada Kamis (25/11) besok.

“Langkah awal kita klarifikasi pelapor dulu. Rencana besok ya, tapi kita masih koordinasi dengan penyidik Polda,” ujar Avrilendy.

Menurut Avrilendy, pihaknya kini tengah berkoordinasi terkait teknis pemeriksaan kepada Riri Khasmita. Dia menyebut ada dua opsi dalam tindakan pemeriksaan itu.

Opsi pertama, penyidik Polres Metro Jakarta Barat memeriksa Riri Khasmita di Polda Metro Jaya mengingat saat ini ditahan di kasus mafia tanah. Opsi kedua membawa Riri Khasmita ke Polres Metro Jakarta Barat selama proses pemeriksaan berlangsung.

“Nanti kita koordinasi dengan penyidik Polda,” ujar Avrilendy.

Sejauh ini belum ada bukti terkait dugaan penyekapan seperti yang dilaporkan pelapor. Menurut Avrilendy, saat ini pihaknya baru menerima limpahan berkas laporan dari Riri terkait laporan tersebut.

Namun Avrilendy memastikan pihaknya akan melakukan penyelidikan secara transparan dan adil terlepas dari status tersangka yang saat ini melekat pada Riri Khasmita.

“Tetap bisa, tetap bisa (polisi lakukan penyelidikan). Walau statusnya apa, berhak juga buat laporan,” katanya.

Sebelumnya, pengacara Riri Khasmita, Syakhruddin, mengatakan kliennya telah melaporkan kakak dari Nirina Zubir, Fadlan, atas dugaan tindakan penyekapan. Dia menyebut penyekapan itu telah berlangsung selama setahun terakhir.

“Melaporkan seputar penyekapan ya. Selama setahun ini tuh klien kami tidak diizinkan keluar dari rumah,” kata Syakhruddin kepada wartawan, Rabu (24/11).***