Selebritis
Waduh, Lesty Kejora Sempat Tak Dilayani di Butik Hermes

Lesty Kejora. (ist)
FAKTUAL-INDONESIA : Lesty Kejora sempat mengalami tidak mengenakkan saat berbelanja di butik mewah Hermes di Paris.
Lesty dan Rizky Billar mendapat perlakuan ‘diskriminatif’ saat berbelanja di butik Hermes. Mereka mengungkap pengalaman mereka melalui vlog di kanal Youtube mereka berjudul ‘Leslar In France: Bunda Lesti Borong Baju Untuk Baby L!! Berujung Tragedi di Salah Satu Toko’.
Dalam video tersebut, diabadikan momen saat Lesti Kejora dan suaminya, Rizky Billar sedang berbelanja pakaian anak di sebuah butik bersama Kartika Putri serta Habib Usman.
Sambil belanja, Kartika Putri sempat menanyai Lesti Kejora apakah sering disalah kira sebagai anak kecil saat berbelanja di Paris.
“Kamu belanja di sini, dibilangin nggak, adek do have money?” seloroh Kartika Putri kepada Lesti.
“Kalau aku jadi orangnya tanya, punya duit nggak, anak kecil belanja segini banyak,” katanya sambil tertawa. “Untung gak ditanya,” balas Lesti.
Tiba-tiba Habib Usman mencoba mengorek pengalaman Lesti dan Rizky belanja di butik Hermes.
“Ente kemarin masuk ke Hermes dilayani apa nggak?” tanya Habib ke Rizky yang langsung memasang wajah kesal.
“Dede Bib, Dede!” seru Lesti menunjukkkan diri sebagai ‘korban’.
“Gara-gara anak kecil. Yang nggak dilayanin dia (Lesti Kejora), dikira anak kecil, emaknya mana,” timpal Kartika Putri mencoba menebak alasannya.
Rizky yang tak dapat menyembunyikan rasa kecewanya memastikan sang istri mendapat perlakuan diskriminatif di butik Paris Hermes.
“Diskriminasi tuh orang. Membeda-bedakan. Zalim tuh orang. Padahal ane mau bayar yah, mau bayar tuh di sana. Sibuk sendiri dia,” tutur Rizky Billar.
Kala itu, Lesti Kejora berniat mencarikan suaminya sepatu Hermes. Namun, menurut pengakuan mereka, staf butik yang melayani bagian sepatu sedang sibuk.
“Mau beli sepatu buat suami. Kata dia nggak ada yang ready buat ngelayanin,” ungkap Lesti Kejora.
“Harusnya kamu bilang gini, ‘Hey I’m Leslar’. Sebenarnya kalau dia tahu tanggapan Lesti mah, langsung bisa belanja,” canda Kartika Putri yang disambut tawa.
Diskriminasi terhadap pengunjung memang bukan sesuatu yang asing di butik merek kelas atas di Eropa.***