Selebritis
Momen Haru Cesen, Akhirnya Berhasil Lulus S2 dengan Susah Payah

Bahagianya Cesen akhirnya berhasil lulus S2. (Foto : istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA : Artis Yansen Indiani atau yang akrab disapa Cesen sangat bahagia saat berhasil lulus S2 di bidang Magister Terapan Pariwisata.
Istri komika Marshel Widianto ini mengaku tak mudah menyelesaikan gelar S2 nya tersebut. Ada perjuangan yang menguras fisik dan psikisnya.
Cesen blak-blakan mengungkap momen dramatis saat menjalani sidang kelulusan. Mantan member JKT48 ini mengaku kondisinya sempat drop akibat terlalu tegang dan kelelahan.
“Kemarin itu aku sidang S2 bawa project, bukan tesis. Benar-benar lemas banget, gemeteran, mau pingsan, sampai lambung perih karena seharian gak makan,” ungkap Cesen saat ditemui di kawasan Studio Trans TV, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (17/4/2026).
Adrenalin yang memuncak membuat Cesen gak mempedulikan rasa lapar. Apalagi, ia harus menunggu berjam-jam sebelum akhirnya menghadapi para penguji.
“Datang dari jam 1 siang, baru dipanggil jam setengah 5 sore. Selesai jam 5, jadi memang dari pagi perut kosong. Deg-degannya luar biasa karena dengar cerita teman-teman yang katanya dicecar dosen,” imbuhnya lagi.
Tak hanya soal fisik saat sidang, perjuangan Cesen meraih gelar magister ini juga diwarnai dengan naik turun kondisi kesehatannya. Ia mengungkapkan jadwal seminar proposal (sempro) berdekatan dengan momen dirinya dan Marshel Widianto masuk rumah sakit.
“Habis aku sakit, terus Marshel operasi, gak lama jadwal sempro keluar. Benar-benar dor-doran banget. Aku bimbingan terbatas karena banyak yang diurus, tapi puji Tuhan semuanya beres tepat waktu,” kenang Cesen haru.
Gelar S2 ini bukan gaya-gayaan bagi Cesen. Ini adalah pembuktian atas mimpi yang sempat tertunda belasan tahun. Ia dulu bercita-cita masuk SMK Pariwisata, tapi terhalang jadwal padat saat masih bergabung di JKT48.
“Dulu mau masuk SMK Pariwisata gak bisa karena ada PKL, sedangkan di JKT sibuk banget. Akhirnya baru kesampaian sekarang di S2 ini,” tuturnya.
Meski sudah menyandang gelar mentereng dan ditawari menjadi dosen, Cesen belum menerimanya. Ia mengaku lebih tertarik terjun langsung ke lapangan sebagai relawan daripada menjadi akademisi di balik meja.
Melihat perjuangan sang istri, Marshel Widianto mengaku bangga sekaligus minder.
“Jujur bangga sekaligus minder ya karena saya masih SMK, tapi ini jadi motivasi, tahun ini saya rencana mau kuliah juga,” tutup Marshel sembari memuji kegigihan Cesen.***