Selebritis

Empat Tahun Tekuni Peternakan Ayam, Aura Kasih Pilih Bisnis Stabil Ketimbang Kejar Untung Besar

Published

on

Artis Aura Kasih kini fokus berbinis ternak ayam. (Foto : istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA : Aura Kasih belakangan mulai jarang terlihat dalam aktivitas di dunia hiburan. Di tengah kesibukannya sebagai ibu, penyanyi tersebut ternyata tengah fokus mengembangkan bisnis di bidang peternakan ayam dan pertanian. Kok, bisa?

Ternyata usaha tersebut telah dijalankan Aura Kasih selama sekitar empat tahun. Ia mengaku tertarik terjun ke sektor tersebut karena memiliki latar belakang dari lingkungan pedesaan dan ingin mempelajari bisnis yang berkaitan dengan pertanian serta peternakan.

“Aku dari empat tahun yang lalu. Karena aku basic-nya dari kampung. Jadi memang penginnya coba bisnis di situ, belajar,” ujar Aura Kasih saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat.

Meski sudah berjalan selama empat tahun, Aura Kasih menyebut bisnisnya masih dalam tahap pengembangan. Ia belum berniat memperbesar skala usahanya secara agresif lantaran masih terus mempelajari seluk-beluk bisnis peternakan.

“Masih sedikit, belum banyak. Masih belajar soalnya. Pelan-pelanlah. Skala besar banget belum,” katanya.

Advertisement

Aura Kasih menegaskan keputusan menggeluti bisnis peternakan dan pertanian bukan karena mengikuti tren. Ia justru merasa lebih cocok dengan bisnis konvensional yang berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.

Menurutnya, sektor pangan memiliki prospek jangka panjang karena kebutuhan terhadap makanan akan selalu ada. Karena itu, ia memilih berinvestasi pada sawah, kebun, dan peternakan dibandingkan bisnis yang berorientasi pada gaya hidup.

“Oh nggak. Aku masa ke bisnis lifestyle, itu nggak begitu suka. Aku tuh termasuk yang konvensional. Karena buat aku ya ketahanan pangan,” tuturnya.

Selain menjalankan peternakan ayam, Aura Kasih juga membeli sawah dan mengelola lahan pertanian. Dalam mengembangkan lahan tersebut, ia banyak berkomunikasi dan berbagi pengetahuan dengan warga setempat.

Ia mengatakan sebagian hasil pengelolaan lahan diberikan kepada masyarakat sekitar, sementara sebagian lainnya dicoba untuk dikembangkan sendiri dan dibawa ke Jakarta.

Advertisement

“Sebenarnya aku sama orang setempat saja. Kayak aku misalnya beli sawah tuh sharing juga sama warga setempat,” ungkapnya.

Hasil pertanian tersebut pun sudah beberapa kali dipanen. Aura Kasih menyebut sejumlah hasil kebunnya, seperti cabai dan berbagai jenis sayuran, telah dinikmati.

Terinspirasi Pengalaman Pandemi

Keputusan Aura Kasih terjun ke bisnis pangan juga tidak lepas dari pengalamannya ketika pandemi COVID-19. Situasi tersebut membuatnya berpikir mengenai pentingnya memiliki sumber pangan yang dapat diandalkan ketika terjadi kondisi tidak terduga.

Ia kemudian mulai membeli sawah dan kebun serta membangun peternakan sebagai bentuk upaya untuk memiliki ketahanan pangan secara mandiri.

Advertisement

“Aku tuh agak kolot pemikirannya. Pas COVID aku bilang, ‘Ini bisnis gimana seram ya’. Terus kalau ada apa-apa, ada perang atau apa gimana,” jelasnya.

Dari berbagai usaha yang dijalankan, Aura Kasih memilih fokus pada peternakan ayam karena melihat kebutuhan masyarakat terhadap komoditas tersebut cukup tinggi. Menurutnya, ayam merupakan salah satu sumber protein yang relatif terjangkau.

“Untuk peternakan kan semua orang pasti butuh. Karena protein yang paling murah itu kan ayam. Aku main di ayam soalnya,” ujarnya.

Selama menjalankan bisnis tersebut, Aura Kasih mengatakan usahanya telah menghasilkan. Saat ini, ia menjual ayam pedaging dan bersyukur bisnis tersebut dapat berjalan dengan stabil.

Tak Mengejar Keuntungan Besar

Advertisement

Meski bisnisnya telah memberikan hasil, Aura Kasih mengaku tidak memiliki target untuk mengejar keuntungan dalam jumlah besar. Ia lebih mengutamakan keberlangsungan usaha dalam jangka panjang.

Baginya, bisnis yang tumbuh perlahan tetapi konsisten lebih penting dibandingkan mengejar keuntungan besar dalam waktu singkat.

“Aku tuh nggak suka ngejar duit yang gede-gede banget. Yang penting stabil. Jalannya lama pun nggak apa-apa, yang penting stabil saja,” katanya.

Untuk urusan keluarga, Aura Kasih juga mulai mengenalkan aktivitas pertanian kepada anaknya. Meski belum mengajaknya terlibat langsung dalam mengurus peternakan ayam, ia sudah mengajarkan kegiatan bercocok tanam sejak dini.

“Kalau ayam nggak, tapi aku ajarin nanam-nanam kok sering,” tuturnya.

Advertisement

Aura Kasih pun tidak mempermasalahkan anggapan bahwa pekerjaan di sektor peternakan dan pertanian identik dengan pekerjaan kotor. Baginya, aktivitas tersebut sudah tidak asing karena ia tumbuh di lingkungan pedesaan di Tasikmalaya.

“Aku basic-nya orang kampung. Dulu aku di kampung, di Tasik. Jadi sudah bergelut main di sawah, sudah biasa banget,” pungkasnya.***

 

Advertisement
Exit mobile version