Selebritis
Duh! Mobil Putri Indonesia Pariwisata 2022 Dilempar Batu

Mobil Putri Pariwisata 2022 dilempar batu. Ada apa?.(Foto : istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA : Kepolisian tengah menyelidiki kasus pelemparan batu yang mengenai mobil milik Putri Indonesia Pariwisata 2022, Adinda Cresheilla, saat melintas di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan. Insiden tersebut mengakibatkan kaca depan kendaraan pecah dan sempat menghebohkan media sosial.
Kapolsek Kebayoran Lama Kompol Muhammad Kukuh Islami mengatakanrf pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan dari korban. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama korban untuk mengumpulkan bukti awal.
“Begitu ada laporan, anggota Reserse Kriminal langsung kami kerahkan ke lokasi untuk melakukan pengecekan TKP dan memastikan kronologi kejadian,” ujar Kukuh kepada wartawan di Jakarta, Selasa (30/6/2026).
Menurutnya, batu yang diduga digunakan pelaku telah diamankan sebagai barang bukti. Sementara itu, penyidik kini berupaya mengungkap identitas pelaku dengan menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian.
Polisi juga telah mengajukan permohonan kepada pihak Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dan Satuan Lalu Lintas untuk memperoleh akses rekaman CCTV yang berada di area tersebut. Selain itu, petugas diminta menyisir kamera pengawas milik warga maupun fasilitas umum di sekitar lokasi.
“Kami akan mempelajari rekaman CCTV untuk mengetahui bagaimana peristiwa itu terjadi dan mengidentifikasi pelakunya. Seluruh kamera di sekitar lokasi juga akan kami telusuri sebagai bagian dari penyelidikan,” kata Kukuh.
Peristiwa ini menjadi perhatian publik setelah sebuah video yang memperlihatkan kondisi mobil korban viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut terlihat sebuah batu runcing menancap di kaca depan mobil hingga menyebabkan retakan besar.
Suasana di dalam kendaraan juga terekam mencekam. Korban terdengar menangis dan bernapas terengah-engah akibat syok, sementara serpihan kaca berserakan di bagian jok dan mengenai area paha korban.
Hingga kini, kepolisian masih terus mengumpulkan alat bukti dan keterangan saksi guna mengungkap pelaku serta motif di balik aksi pelemparan tersebut.***