Selebritis

Dipindahkan ke Nusakambangan, Ammar Zoni Sebut seperti Kandang Harimau

Published

on

Dipindahkan ke Nusakambangan, Ammar Zoni Sebut seperti Kandang Harimau

Ammar Zoni merasa tertekan di Nusakambangan. (Foto : istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA : Artis Ammar Zoni dipindahkan ke Nusakambangan karena diduga edarkan narkoba di dalam rutan Salemba. Ammar mengaku dijebak. Bagaimana kondisi mantan suami Irrish Bella tersebut?

Jon Mathias, kuasa hukum Ammar Zoni, mengatakan kondisi psikologis kliennya terguncang hebat setelah dipindah ke Lembaga Permasyarakatana (Lapas) Nusakambangan  ini terungkap setelah Jon berkomunikasi dengan Ammar Zoni melalui sambungan telepon yang difasilitasi oleh petugas lapas baru-baru ini.

Baca Juga : Kekasih Ammar Zoni Benarkan, Setiap Minggu Harus Bayar Kamar di Penjara Rp 500 Ribu

“Selama Ammar dipindah ke sana, saya baru satu kali ngobrol lewat telepon,” ungkap Jon.

Dalam perbincangan telepon selama satu jam tersebut, kepada Jon,  Ammar menyebut ia sangat tertekan karena ruang tahanannya yang berukuran kecil dan gelap serta ditambah lokasi Lapas Nusakambangan yang terpencil.

“Di situ kan gelap dan jauh, penghuninya juga kalau enggak salah cuma 100 sampai 500 orang. Kalau Ammar ya memberikan keterangan dia ada di dalam kandang harimau. Makanya dia sangat tertekan dan psikologisnya terganggu banget di sana,” tegasnya, dikutip dari kanal YouTube, Minggu (26/10/2025).

Advertisement

Baca Juga : Raffi Ahmad Bakal Sambangi Nusakambangan, Tempat Ammar Zoni Dipenjara

Merespons kondisi kesehatan mental kliennya,  Jon berharap majelis hakim bisa mengabulkan permohonan Ammar, keluarga dan kuasa hukum agar selama dalam proses persidangan, dia bisa dipindahkan ke lapas yang lebih dekat dengan lokasi persidangan kasusnya, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

“Juga agar lebih mempermudah komunikasi kami. Sekarang kan sudah enggak Covid-19 semua bisa hadir langsung sekarang. Kita dan para pengacara semua hadir, di sidang-sidang korupsi juga hadir. Kenapa untuk kasus Ammar tidak bisa? Itu jadi pertanyaan masyarakat,” pungkas Jon.***

Exit mobile version