Selebritis
Ammar Zoni Bacakan Pledoi Sambil Menangis, Kenang Mendiang Ayah dan Minta Maaf kepada Anak

Ammar Zoni sampaikan pledoi pembelaan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, 2 April 2026. (Foto : istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA : Aktor Ammar Zoni menyampaikan nota pembelaan (pledoi) dalam sidang kasus penyalahgunaan narkoba di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (2/4/2026). Dalam sidang tersebut, Ammar membacakan pledoi dengan penuh emosi, termasuk mengenang mendiang ayahnya serta menyampaikan permintaan maaf kepada anak-anaknya.
Dalam pembelaannya, Ammar mengisahkan perjalanan hidupnya sejak kecil hingga menjadi seorang publik figur. Ia juga mengungkap berbagai titik terendah dalam hidupnya, termasuk kehilangan sang ayah yang meninggal dunia saat dirinya kembali tersandung kasus narkoba.
Dengan suara bergetar, Ammar mengaku sangat menyesal karena tidak berada di sisi ayahnya pada saat-saat terakhir. Ia menyebut peristiwa tersebut sebagai kesalahan terbesar dalam hidupnya. “Bapak pergi tanpa saya di sampingnya. Itu menjadi penyesalan yang akan saya bawa seumur hidup,” ujarnya di hadapan majelis hakim.
Ammar juga menceritakan momen ketika ia diberi izin untuk melihat jenazah ayahnya dalam kondisi diborgol dan mengenakan rompi tahanan. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi pengalaman yang sangat menyakitkan, baik bagi dirinya maupun keluarga.
Selain itu, ia mengungkap tekanan mental yang dialami selama menjalani proses hukum, termasuk saat menghadapi tuntutan jaksa. Ammar mengaku sempat berada di titik terendah hingga terpikir untuk mengakhiri hidupnya, namun berhasil bertahan berkat nilai-nilai yang ditanamkan oleh sang ayah.
Dalam pledoi tersebut, Ammar juga menyinggung kondisi di dalam rumah tahanan yang menurutnya masih rawan peredaran narkoba. Ia mengaku kesulitan untuk menjauhi adiksi di lingkungan yang sebagian besar penghuninya merupakan pengguna.
Meski mengakui kesalahan sebagai pengguna, Ammar membantah tuduhan sebagai bandar narkoba. Ia menegaskan tidak pernah terlibat dalam aktivitas penjualan maupun perantara narkotika.
Di akhir pembelaannya, Ammar memohon keringanan hukuman serta kesempatan untuk memperbaiki hidup. Ia menyatakan keinginannya untuk kembali ke masyarakat dan menjadi sosok ayah yang lebih baik bagi anak-anaknya.
“Saya ingin berubah dan menebus semua kesalahan. Saya juga memohon maaf kepada anak-anak saya atas waktu yang telah hilang,” ucapnya.
Sidang ini merupakan lanjutan dari proses hukum yang menjerat Ammar dalam kasus narkoba, di mana sebelumnya ia dituntut hukuman penjara yang cukup berat. Putusan majelis hakim akan menentukan langkah berikutnya dalam perjalanan hukum aktor tersebut.***