Connect with us

Hiburan

Mengenal Penyakit Alopecia, Penyebab Kebotakan Pinkett Smith yang Dijadikan Lelucon

Avatar

Diterbitkan

pada

penyakit alopecia

Will Smith dan Istinya, Jada Pinkett Smith (Foto: Jordan Strauss/Invision/AP)

FAKTUAL-INDONESIA: Pada gelaran Oscar 2022 kemarin, aktor Will Smith menampar komedian Chris Rock karena membuat lelucon tentang istrinya, Jada Pinkett Smith, yang mengalami penyakit alopecia atau kebotakan.

Banyak video yang beredar potongan video pukulan itu dilayangkan Will Smith usai Chris Rock membuat lelucon tentang istrinya. Will Smith yang duduk di kursi penonton sempat tertawa. Namun tak lama dia berdiri dari tempat duduknya dan berjalan cepat ke atas panggung.

Chris Rock tampak terkejut melihat kemunculan Will Smith, tapi dia masih tertawa bersama para penonton. Saat itulah Will Smith langsung meninju wajah Chris Rock dan sorakan penonton terdengar seketika.

Sebagai informasi, Jada Pinkett Smith menggunduli rambutnya usai berjuang melawan penyakit Alopecia areata, kerontokan yang disebabkan oleh penyakit autoimun.

Baca juga: Will Smith Tampar Wajah Chris Rock di Panggung Academy Awards, Karena Tak Ingin Istrinya Jadi Bahan Lelucon

Apa itu Alopecia?

Alopecia adalah gangguan autoimun yang menyebabkan kerontokan rambut tidak terduga, dimana jumlah rambut yang rontok lebih banyak dari rambut yang tumbuh.

Advertisement

Mengutip hellosehat, normalnya, rambut manusia bisa rontok 50 – 100 helai per hari. Bila rambut yang rontok melebih 100 helai per hari, ada kemungkinan Anda mengalami penyakit alopecia.

Ada beberapa jenis kebotakan yang dibagi menjadi 3 jenis berdasarkan gejalanya, yakni sebagai berikut.

  • Alopecia areata: kebotakan hanya pada titik tertentu di kepala.
  • Alopecia totalis: rambut botak sepenuhnya dan merata di seluruh kulit kepala.
  • Alopecia universalis: kehilangan semua rambut di tubuh.

Jenis kebotakan yang paling sering dialami oleh banyak orang adalah alopecia areata. Alopecia dapat terjadi untuk sementara waktu. Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa kulit kepala akan botak dalam waktu yang cukup lama.

Tidak jelas jenis alopecia yang dimiliki Pinkett Smith, tetapi penampilannya menunjukkan bahwa itu adalah penyakit alopecia areata, kata Dr. George Cotsarelis, dokter kulit di Perelman School of Medicine di University of Pennsylvania, yang dikutip dari Antara, Selasa (29/03/2022).

Kondisi ini dapat terjadi pada siapa saja. Namun, sebagian besar kasus terjadi sebelum seseorang menginjak usia 30 tahun.

Penyebab Alopecia

Dokter mendiagnosis Alopecia areata dengan mengambil biopsi kulit kepala dan kemudian mengirimkannya ke ahli patologi yang mempelajari sel-sel kulit di bawah mikroskop untuk menentukan apa yang mungkin menyebabkan kerontokan rambut.

Advertisement

Meski beberapa masih mempertanyakan penyebabnya, penyakit Alopecia atau kebotakan bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor, diantaranya:

  • Faktor genetik
  • Perubahan hormon kebotakan DHT (dihydrotestosterone)
  • Stres
  • Kebiasaan mencuci rambut
  • Konsumsi obat-obatan dan penyakit tertentu.

Baca juga: Heboh Oscar 2022 – Chris Rock Bukan Pertama Kalinya Mengolok-olok Will dan Jada Pinkett Smith

Gejala Alopecia

Rontoknya rambut menjadi gejala utama dari penyakit Alopecia. Selain itu, gejala alopecia lainnya meliputi:

  • Kerontokan rambut di area tertentu
  • Rambut yang tumbuh kembali di satu tempat dan rontok di tempat lain
  • Kehilangan banyak rambut dalam waktu singkat
  • Banyak rambut yang rontok saat cuaca dingin
  • Kuku jari tangan dan kaki menjadi merah, rapuh, dan berlubang

Bagian yang mengalami kebotakan akan terasa halus, tanpa ruam atau kemerahan. Tetapi pengidap akan merasakan kesemutan, gatal, atau sensasi terbakar pada kulit tepat sebelum rambut rontok.

Pengobatan alopecia areata

Perlu diketahui, penyakit alopecia tidak membuat folikel rambut tidak hancur. Dengan demikian, rambut bisa tumbuh kembali jika peradangan pada folikel mereda.

Terdapat sejumlah pengobatan untuk mengatasi masalah kebotakan ini. Salah satu pengobatan yang umum adalah penyuntikan obat anti-inflamasi seperti steroid langsung ke bagian kulit kepala yang terkena untuk menghentikan tubuh menyerang folikel rambut.

Suntikan ini dapat diberikan setiap bulan dan dapat menyebabkan efek samping seperti perubahan warna kulit atau lesung pipit kecil. Beberapa orang juga menggunakan perawatan kortikosteroid topikal, seperti betametason valerat.

Obat lain yang baru-baru ini mulai digunakan oleh dokter adalah antibodi monoklonal yang disebut dupilumab, obat yang telah lama digunakan untuk mengobati asma dan eksim.

Advertisement

Dupilumab dapat disuntikkan ke paha atau lengan setiap dua minggu sekali dan jarang menyebabkan efek samping yang serius.

Di suatu kasus, penyakit Alopecia areata memang bisa sembuh dengan sendirinya, namun sangat jarang sekali ditemukan.***

Baca juga: 7 Bahan Alami untuk Mengatasi Kebotakan Rambut

Lanjutkan Membaca