Hiburan
7 Tradisi Lebaran di Berbagai Negara, Unik dan Seru loh!

Ilustrasi: tradisi lebaran di berbagai negara
FAKTUAL INDONESIA – Hari raya idul fitri atau lebaran menjadi hari yang paling dinanti oleh umat muslim setelah selesai menjalankan ibadah puasa di bulan ramadhan selama 30 hari. Di negara kita Indonesia, Lebaran Idul Fitri identik dengan berbagai tradisi khas mulai dari sajian ketupat hingga opor ayam dan tak lupa malam takbiran yang selalu meriah. Tapi, apakah kamu tahu? tradisi lebaran di berbagai negara memiliki keunikannya masing masing loh!
Lalu apa saja tradisi lebaran di berbagai negara yang memiliki keunikannya masing-masing tersebut? Berikut Faktualid.com rangkumkan untuk kamu dari berbagai sumber beberapa tradisi lebaran di berbagai negara.
Daftar isi
Tradisi Lebaran di Berbagai Negara, Unik dan Seru loh!
-
Tradisi Chaand Raat di India
Tradisi lebaran di berbagai negara yang pertama yaitu dari tradisi Chaand Raat di India. Pada malam terakhir di bulan Ramadhan, sebelum hari raya Idul Fitri para wanita muslimah di India kerap kali menghias tangan mereka menggunakan henna dengan berbagai pola yang cantik. Tradisi satu ini dikenal dengan Chaand Raat.
Selain Chaand Raat, tradisi lebaran di India lainnya yaitu bertukar makanan manis serta menyantap berbagai sajian khas Idul Fitri di India seperti Servai juga Sheer Kurma sebagai hidangan penutup. Lalu makanan khas lainnya yang wajib disajikan di India saat perayaan lebaran tiba yaitu Siwaiyaan, campuran bihun manis yang disajikan dengan susu dan buah-buahan kering.
-
Bayramlik dari Turki
Hari raya Idul Fitri di Turki memiliki sebutan yang berbeda yaitu Bayram. Tradisi lebaran di berbagai negara selanjutnya ini datang dari Turki yang pada saat lebaran, mereka akan meggunakan pakaian khas yang disebut Bayramlik. Memiliki kesamaan dengan Indonesia, di Turki mereka yang muda juga memberikan hormat mereka kepada yang lebih tua dengan mencium tangan atau bersujud di hadapan mereka. Berkeliling dari rumah ke rumah untuk memberikan ucapan juga merupakan tradisi disana.
Hal unik lainnya, sholat ied yang dilakukan di Turki itu hanya untuk kaum laki-laki saja yang melaksanakannya di masjid. Sedangkan untuk perempuan akan melaksanakannya di rumah. Selain itu, Turki memiliki tradisi membagikan permen dan beragam manisan lainnya seperti coklat.
-
Penghormatan Kepada Leluhur di China
Melakukan ziarah kubur atau nyekar merupakan salah satu tradisi lebaran yang cukup umum di lakukan di Indonesia. Ternyata tradisi lebaran yang serupa juga bisa kamu temui di China. Masyarakat muslim yang berada di provinsi Yunan, China memiliki tradisi lebaran yaitu berziarah ke makam Sayyid Ajjal al-Dinar Omar pada hari raya Idul Fitri.
Selain itu, lebaran di China umumnya akan dirayakan dengan mengunjungi makam leluhur terlebih dahulu. Tradisi ini merupakan salah satu bentuk penghormatan untuk ratusan ribu umat muslim yang meninggal pada zaman Dinasti Qing dan Revolusi Kebudayaan. Pada tradisi ini, umat muslim pria biasanya memakai baju dan kopiah berwarna putih sedangkan wanita mengenakan baju hangat dan kerudung.
-
Adu Telur di Afghanistan
Tradisi lebaran di berbagai negara selanjutnya bisa kita temui dari Afghanistan. Pada hari raya Idul Fitri seperti di Indonesia, masyarakat Afghanistan akan menunaikan ibadah Shalat Ied. Namun, sesudahnya mereka kerap berkumpul dan melakukan tradisi yang dikenal dengan nama Tokhm-Jangi alias adu telur.
Tradisi ini dilakukan dengan cara berkompetisi memecahkan telur rebus. Nantinya, telur rebus siapa yang pecah terlebih dahulu maka orang tersebut akan dianggap kalah. Tradisi lebaran Idul Fitri ini dilakukan oleh masyarakat dari berbagai usia untuk memeriahkan suasana hari raya Lebaran.
-
Pertunjukkan Seni Arab Saudi
Berbeda dengan negara kita, saat lebaran Idul Fitri tiba di Arab Saudi mereka memiliki tradisi lebaran yaitu akan mengadakan pertunjukkan seni seperti pagelaran teater, pembacaan puisi, parade musik hingga tari dan berbagai macam seni lainnnya.
Setelah melaksanakan sholat Idul Fitri, mereka akan makan bersama keluarga dan mendatangi setiap rumah saudara dan tetangga.
Baca juga: 5 Tradisi Orang Madura Saat Lebaran yang Unik, Apa Saja Ya?
-
Penetapan 1 Syawal di Amerika
Di negara Amerika dengan penduduk yang mayoritas beragama non-muslim, tidak menjadi penghalang untuk umat muslim merayakan hari lebaran Idul Fitri. Tradisi lebaran disini tetap dilaksanakan dengan meriah. Uniknya, masyarakat muslim di Amerika dalam menetukan 1 Syawal atau hari raya Idul Fitri dengan saling mengabarkan kerabatnya melalui telepon atau internet.
Selesai shalat Idul Fitri, mereka akan saling mengucapkan selamat Idul Fitri dan berpelukan. Dan karna mayoritas penduduk muslim disana merupakan imigran, maka pakaian yang digunakan saat hari lebaran pun sangat bervariatif sesuai dengan negara asalnya masing-masing.
-
Berkumpul di Green Point – Afrika Selatan
Tradisi lebaran di berbagai negara lainnya bisa kamu temukan di Afrika Selatan. Ketika memasuki malam terakhir di bulan Ramadhan, umat muslim yang berada di Afrika Selatan akan berkumpul di Green Point, Cape Town sejak sebelum adzan Maghrib.
Selain itu, mereka juga mempunyai tradisi membagikan sepiring makanan kepada masyarakat yang kurang mampu. Makanan tersebut akan dibuat bersama-sama saat berkumpul di Green Point. Hidangan yang mereka bagiakan yaitu berupa nasi, kentang juga daging dan itu bisa sampai untuk 90 ribu orang dari berbagai macam latar belakang.
Itulah beberapa tradisi lebaran di berbagai negara yang memiliki keunikannya masing-masing saat merayakan hari raya Idul Fitri yang telah Faktualid.com rangkumkan untuk kamu. Walaupun dirayakan dengan cara yang berbeda-beda, ada satu hal yang sama yaitu berkumpul dengan sanak saudara untuk saling silaturahmi dan makan bersama dengan makanan khas lebaran di tiap negaranya.