Home Ekonomi Sosialiasi Kerja Sama Intelijen, Kanwil DJP Jateng 1 Gandeng Polda

Sosialiasi Kerja Sama Intelijen, Kanwil DJP Jateng 1 Gandeng Polda

oleh Ki Pujo Pandunung

Sosialisasi kerja sama intelijen. (Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jateng I menggandeng Polda Jawa Tengah, menyelenggarakan sosialisasi  kerja sama intelijen.

Acara yang berlangsung di
di Aula Lantai 2 Mapolda Jateng akhir pekan ini, diikuti aparat penegak hukum dari Direktorat Intelijen Keamanan Kepolisian Daerah Jawa Tengah.

Kegiatan ini sebagai tindak lanjut Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dengan Badan Intelijen Keamanan (Baintelkam) Kepolisian Negara Republik Indonesia, terkait sinergi pelaksanaan tugas dan fungsi intelijen yang telah ditandatangani 10 Maret 2020 lalu.

Dari DJP hadir Kepala Subdirektorat Operasi Intelijen Roby Eduard Sely, Kepala Seksi Perencanaan dan Evaluasi Operasi Intelijen Mulyadi serta beberapa perwakilan pegawai Direktorat Intelijen Perpajakan dan Direktorat Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat.

Sedang dari Baintelkam Mabes Polri, diwakili Kepala Subdirektorat Investasi Perbankan dan Koperasi Kombes Drs Febriyanto Wahidin MM. Dan dari Direktorat Intelkam Polda Jateng hadir Kepala Bagian Analisis AKBP Drs Arief Setiawan serta pegawai dari Direktorat Intelijen Keamanan Polda Jawa Tengah.

Menurut Febriyanto Wachidin, Polri memiliki peran penting dalam menjaga pemulihan ekonomi. “Tidak ada negara maju jika keamanan dan stabilitas ekonomi tidak terjaga secara baik,” paparnya.

Karena itu, pihaknya berkeinginan agar Polri bisa menjalin kerja sama dan membantu DJP dalam rangka pengamanan penerimaan negara sektor perpajakan.

Febriyanto memaparkan, beberapa poin dibahas terkait pelaksanaan kesepakatan, utamanya pertukaran data informasi intelijen serta operasi intelijen bersama. Agar fungsi dan peran intelijen semakin efektif serta terbentuk pemahaman dan pengetahuan yang sama antara kedua belah pihak.

Kepala Subdirektorat Operasi Intelijen Direktorat Jenderal Pajak Roby Eduard Sely mengatakan, DJP merupakan institusi yang sangat penting dalam menghimpun pendapatan negara. Karena itu, pihaknya membutuhkan bantuan dan kerja sama dari berbagai pihak termasuk kepolisian.

“Peranan pajak sebesar 70% dari APBN. Sebab itu kami butuh dukungan Kepolisian dalam hal intelijen dan pengamanan,” ujar Roby.

Sehubungan dengan PKS, Roby menyebut pihaknya siap bekerja sama dengan Baintelkam demi mewujudkan pelayanan prima bagi masyarakat.

Pihaknya juga berharap hendaknya sinergitas antar instansi, khususnya DJP dengan Polri yang sudah berjalan baik, dapat ditingkatkan lagi.***