Ekonomi

Mulai Agustus 2022, Harga Tiket TN Komodo Naik Jadi Rp 3,75 Juta

Published

on

Harga Tiket TN Komodo Naik Jadi Rp 3,75 Juta Mulai Agustus 2022 (Foto: Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Mulai Agustus 2022, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menetapkan harga tiket TN Komodo naik jadi Rp 3,75 Juta. Tak hanya itu, Pulau Padar, di Kabupaten Manggarai Barat, NTT juga mengalami kenaikan yang serupa.

Padahal, sebelumnya tarif hanya Rp 150.000 untuk wisatawan mancanegara dan Rp 3.500 untuk wisatawan nusantara.

Kesepakatan itu dilakukan setelah dilakukan kajian teknis tim ahli lingkungan dari beberapa universitas terkemuka di Indonesia. Hasilnya direkomendasikan agar Pemprov NTT memusatkan prioritas pengelolaan yang mendukung konservasi dan kelestarian di Taman Nasional Komodo.

Baca juga: Tiket Masuk Borobudur Tetap Rp50.000, Tapi Naik Ke Area Candi Rp750.000

“Sesuai hasil rekomondasi tim ahli dan melalui kajian, kami tetapkan tarif Rp 3.750.000 untuk semua pengunjung baik itu wisatawan nusantara (wisnu) dan luar negeri (wisman). Harga ini mulai diberlakukan 1 Agustus 2022 mendatang. Untuk itu saya perlu tegaskan bahwa kenaikan tariff masuk ini hanya berlaku untuk Pulau Komodo dan Pulau Padar,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT Sony Libing, Senin (4/7/2022).

“Sementara untuk Pulau Pulau Rinca dan lainnya kami tetap diberlakukan tarif lama Rp 150.000 untuk Wisman dan Rp 3500 untuk Wisnu,” sambungnya.

Sony mengatakan, harga tiket TN Komodo naik jadi Rp 3,75 juta itu untuk pertimbangan biaya konservasi flora dan fauna, serta pelestarian lingkungan. Pihaknya juga akan melakukan pembatasan kunjungan ke dua pulau tersebut.

Advertisement

Menurutnya, salah satu penyebab kerusakan di TN Komodo adalah tingkat kunjungan wisatawan yang sangat tinggi sehingga dalam periode satu tahun pengunjung akan dibatasi.

“Biaya sebesar ini antaranya untuk pelestarian lingkungan pada destinasi kedua pulau itu. Selain itu kami batasi untuk pengunjung, wisatawan di dua pulau itu hanya 200.000 orang pertahun,” kata Sony, melansir Gatra, Selasa (5/7/2022).

Baca juga: 7 Situs Warisan Budaya Dunia UNESCO di Indonesia, Bisa Jadi Referensi Liburan

Dia menyebutkan sejumlah masalah terjadi di Taman Nasional Komodo, maka hasil kajian akademis harus dilakukan konservasi dan pengelolaan pariwisata yang sehat, terhadap lingkungan atau ekosistem bagi Pulau Komodo dan Pulau Padar.

Harga tiket TN Komodo naik tersebut, kata Sony, sudah termasuk feedback bagi wisatawan, mulai penjemputan di bandara hingga nantinya akan diberikan oleh-oleh.

“Selain itu calon wisatawan juga bebas menyelam, mengambil foto maupun video, serta tracking ke Pulau Padar. Kita berikan feedback bagi wisatawan Semuanya sudah include dalam tiket masuk tersebut,” ujarnya.***

Advertisement
Exit mobile version