Connect with us

Ekonomi

Media Asing Soroti Pencopotan Sri Mulyani dari Jabatan Menteri Keuangan

Diterbitkan

pada

Media Asing Soroti Pencopotan Sri Mulyani dari Jabatan Menteri Keuangan

Sri Mulyani dicopot dari menteri keuangan jadi sorotan media asing. (Foto : istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA : Keputusan Presiden Prabowo Subianto yang mengganti Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjadi sorotan media asing. Presiden mengganti lima menteri, termasuk Sri Mulyani dalam rangka perombakan kabinet usai gelombang protes antipemerintah yang melanda berbagai daerah.

Penggantian Sri Mulyani jadi sorotan karena Sri Mulyani dikenal sebagai ahlinya keuangan Indonesia. Tiga kali menjabat sebagai menteri keuangan di tiga presiden berbeda.

Kantor berita Prancis AFP hingga media Vietnam Express mengeluarkan artikel terkait pencopotan Sri Mulyani ini.

Baca Juga : Usai Dijarah, Sri Mulyani Banyak Dapat Dukungan dari Masyarakat

Dalam pengumuman hari Senin (8/9/2025), Prabowo menunjuk Purbaya Yudhi Sadewa, mantan Direktur Jenderal Lembaga Penjamin Simpanan, sebagai Menteri Keuangan baru menggantikan Sri Mulyani. Presiden tidak memberikan penjelasan detail mengenai alasan pencopotan tersebut.

“Sri Mulyani dikenal sebagai salah satu tokoh ekonomi paling berpengaruh di Indonesia. Ia pernah menjabat sebagai Direktur Eksekutif Bank Dunia (World Bank) dan tiga kali dipercaya menjadi Menteri Keuangan di era presiden berbeda,” tulis AFP.

Advertisement

Akhir Agustus lalu, rumah Sri Mulyani sempat dijarah massa saat unjuk rasa besar-besaran menentang fasilitas mewah bagi pejabat dan anggota parlemen. Insiden itu terjadi di tengah gelombang protes nasional yang dipicu isu upah rendah, tingginya angka pengangguran, serta ketidakpuasan terhadap kebijakan pemerintah.

Direktur Eksekutif Pusat Studi Ekonomi dan Hukum, Bhima Yudhistira Adhinegara, menilai pencopotan Sri Mulyani bukan hal mengejutkan. “Tuntutan agar Ibu Indrawati dicopot sudah lama disuarakan oleh berbagai lembaga riset dan organisasi masyarakat, karena dinilai gagal mewujudkan sistem perpajakan yang adil,” ujarnya.

Baca Juga : Usai Rumahnya Dijarah, Menteri Keuangan Sri Mulyani Meminta Maaf

Selain mengganti Menteri Keuangan, Presiden Prabowo juga merombak posisi Menteri Keamanan Budi Gunawan dan Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo, meski tanpa alasan resmi.

Sejak akhir bulan lalu, Indonesia diguncang gelombang unjuk rasa di 25 provinsi. Aksi tersebut melibatkan warga dan pengemudi ojek daring, disertai bentrokan dan penjarahan di sejumlah wilayah. Sedikitnya 10 orang tewas, sementara beberapa gedung pemerintah dan fasilitas umum dibakar.

Protes ini menjadi demonstrasi terbesar dan paling keras sejak awal masa jabatan Presiden Prabowo, menandai tekanan politik dan sosial yang semakin kuat terhadap pemerintahannya.***

Advertisement

Lanjutkan Membaca
Advertisement