Ekonomi
Kadin Umumkan Anindya Bakrie Sebagai Ketua Umum, Arsjad Ketua Dewan Pertimbangan

Kadin akhirnya berhasil menyelesaikan kisruh kepemimpinan secara internal. (Foto : istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA : Akhirnya, kisruh di tubuh Kadin selesai sudah. Pada Senin (7/10/2024) di Jakarta, Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Pertanian Mulyadi Jayabaya mengumumkan bahwa Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia memutuskan bahwa susunan kepengurusan baru 2024-2029 dipimpin oleh Anindya Bakrie. Sementara Arsjad Rasjid ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Kadin.
Sebelumnya, telah terjadi dualisme kepemimpinan Kadin lantaran pada 14 September lalu telah terjadi Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang mengangkat Anindya Bakrie sebagai ketua umum Kadin periode 2024-2029. Padahal saat itu, Arsjad Rasjid masih menjabat sebagai ketua umum Kadin 2021-2026.
Baca Juga : Harap Kadin jadi Mitra Pemerintah dalam Aksesi OECD dan CP-TPP, Menko Airlangga: Indonesia Butuh Melobi Keroyokan
Dalam kesempatan itu, pengusaha-pengusaha besar hadir, termasuk CEO Arsari Group sekaligus adik Prabowo Subianto, Hashim S. Djojohadikusumo.
“Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Bapak Arsjad Rasjid. Ini luar biasa, Pak Ketum ini, ya ini Pak Anin luar biasa, Pak Hasim, ya. Masih memberikan penghargaan kepada Pak Arsjad Rasjid,” kata Mulyadi, dalam acara Diskusi Ekonomi bersama Pengusaha Internasional Senior di Menara Kadin, Jakarta, Senin (7/10/2024).
Selain itu, juga diumumkan nama-nama baru di lingkup kepengurusan Kadin yang baru. Salah satunya CEO dan Founder CT Corp Chairul Tanjung sebagai Ketua Dewan Usaha Kadin, dan Hashim S. Djojohadikusumo sebagai Dewan Penasehat Kadin. Wakil Dewan Penasihat, Sharif Cicip Sutardjo.
Berikutnya ada juga mantan ketua MPR yang baru saja dilantik sebagai anggota DPR/MPR RI periode 2024-2029 yakni Bambang Soesatyo, yang ditunjuk sebagai Wakil Ketua Koordinator Bidan Hukum dan HAM Kadin.
Selanjutnya, ada pengusaha sekaligus aktris Raffi Ahmad sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Investasi, Hilirisasi, dan Lingkungan Hidup. Lalu ada juga anak Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo, yakni Clarissa Tanoesoedibjo, yang menduduki posisi sebagai Wakil Ketua Komunikasi dan Informatika.
Dalam sambutannya, Anindya Bakrie mengatakan, pengumuman kepengurusan ini baru sekitar 50% dari keseluruhan pengurus Kadin Indonesia 2024-2029. Sementara sisanya akan diumumkan usai pelantikan Presiden-Wakil Presiden Terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka pada 20 Oktober mendatang.
“Memang bisa dibilang ini baru 50%,karena 50%-nya sehabis 20 Oktober, yang kita bisa lihat nomenklaturnya dan juga mitra kerjanya.Bersama di parlamen pun, dengan Komisi XII, XIII, dan kita bisa melihat lebih pasti,” kata Anindya.
Baca Juga : Kisruh Kepemimpinan Kadin, Anindya Bakrie Sebut Sudah Temukan Solusi dan Tinggal Dilaksanakan
Sebagai tambahan informasi, Kadin Indonesia sempat mengalami kisruh internal. Kadin menghadapi dualisme kepemimpinan antara Arsjad Rasjid dan Anindya Bakrie.
Di tengah kisruh itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mempertemukan Arsjad Rasjid dan Anindya Bakrie. Berdasarkan pertemuan itu, disepakati dilakukannya Musyawarah Nasional (Munas) Kadin Indonesia setelah pelantikan presiden. Meski belum munas, Kadin sudah mengumumkan kepengurusan baru.***