Connect with us

Ekonomi

Jumlah Pemudik Angkutan Umum Lebaran 2026 Naik 8,58 Persen, Kereta Api Jadi Moda Terbanyak

Diterbitkan

pada

Jumlah Pemudik Angkutan Umum Lebaran 2026 Naik 8,58 Persen, Kereta Api Jadi Moda Terbanyak

Kereta api paling banyak diminati untuk mudik Lebaran tahun ini. (Foto : istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA : Kementerian Perhubungan Republik Indonesia mencatat jumlah pemudik yang menggunakan angkutan umum pada periode Lebaran 2026 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Berdasarkan data Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026, jumlah penumpang tercatat naik 8,58 persen dibandingkan masa libur Idul Fitri 2025.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub, Ernita Titis Dewi, menyampaikan bahwa pergerakan pemudik dengan angkutan umum hingga hari Lebaran masih cukup tinggi, namun tetap dalam kondisi terkendali. Ia juga menyebutkan kereta api masih menjadi moda transportasi yang paling banyak digunakan masyarakat.

Baca Juga : Menag Nasaruddin Membaur dan Menyapa Para Musafir di Masjid Ramah Pemudik, Doakan Selamat sampai Tujuan

Secara kumulatif, jumlah penumpang angkutan umum sejak H-8 Lebaran pada 13 Maret hingga hari H Lebaran pada 21 Maret 2026 mencapai 10.887.584 orang. Angka tersebut meningkat dibandingkan periode yang sama pada Lebaran 2025 yang tercatat sebanyak 10.027.482 orang.

Dari total tersebut, moda kereta api mencatat jumlah penumpang terbanyak, yakni 3.349.343 orang atau meningkat 13,46 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 2.952.055 orang. Sementara itu, angkutan udara tercatat melayani 2.397.192 penumpang, naik 2,95 persen dari 2.328.551 penumpang pada tahun lalu.

Untuk moda penyeberangan, jumlah penumpang mencapai 2.664.004 orang atau meningkat 14,01 persen dari tahun sebelumnya yang tercatat 2.336.619 orang. Adapun angkutan bus melayani 1.693.931 penumpang, naik 9,37 persen dari 1.548.874 orang. Sementara angkutan laut tercatat sebanyak 783.114 penumpang.

Advertisement

Baca Juga : Pemudik Bermotor Mulai Padati Jalan Raya Kalimalang

Pada hari H Lebaran, pergerakan penumpang angkutan umum mencapai 873.916 orang. Dari jumlah tersebut, penumpang kereta api tercatat sebanyak 364.649 orang, terdiri atas 205.335 penumpang antarkota dan 159.314 penumpang perkotaan regional.

Sementara itu, keberangkatan penumpang melalui angkutan udara mencapai 206.785 orang, dengan rincian 155.675 penumpang domestik dan 51.110 penumpang internasional. Angkutan penyeberangan mencatat 177.564 penumpang, angkutan darat atau bus sebanyak 103.777 penumpang, serta angkutan laut sebanyak 21.141 penumpang.

Selain pergerakan penumpang, Kemenhub juga memantau arus kendaraan di sejumlah simpul transportasi. Pada hari Lebaran, kendaraan yang keluar dari gerbang tol Jakarta tercatat sebanyak 193.237 unit, sedangkan kendaraan yang masuk mencapai 122.074 unit.

Baca Juga : Bentuk Nyata Wujud Nilai Kerukunan, 477 Gereja Katolik Buka Layanan Singgah bagi Pemudik Jelang Idulfitri

Secara keseluruhan, total kendaraan yang keluar dan masuk melalui gerbang tol di wilayah Jabodetabek tercatat sebanyak 380.753 unit, sementara di gerbang tol non-Jabodetabek mencapai 353.546 unit.

Di ruas jalan arteri, kendaraan yang keluar dari wilayah Jabodetabek tercatat sebanyak 601.275 unit dan yang masuk sebanyak 460.089 unit. Sementara itu, pergerakan kendaraan di ruas arteri non-Jabodetabek mencapai 607.366 unit.

Advertisement

Kemenhub mengingatkan masyarakat untuk mulai mengantisipasi arus balik Lebaran yang diperkirakan mencapai puncaknya pada Selasa, 24 Maret 2026 atau H+3 Lebaran. Masyarakat diimbau merencanakan perjalanan lebih awal dan memilih jadwal alternatif agar perjalanan tetap aman, nyaman, serta terhindar dari kepadatan lalu lintas.***

Lanjutkan Membaca
Advertisement