Connect with us

Ekonomi

Danantara Beli Hotel di Makkah, Langkah Awal Memasuki Sektor Hospitality di Arab Saudi

Diterbitkan

pada

Danantara Beli Hotel di Makkah, Langkah Awal Memasuki Sektor Hospitality di Arab Saudi

CEO Danantara Roeslan Roeslani jelaskan Indonesia beli aset hotel di Arab Saudi. (Foto : istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA : Indonesia lewat Danantara Investment Management (DIM) memutuskan membeli aset perhotelan dan real estat di kawasan Thakher City, Makkah, Arab Saudi.

Hal tersebut dijelaskan CEO Danantara Indonesia Rosan Perkasa Roeslani. Menurut dia,  transaksi tersebut menjadi langkah awal untuk memasuki sektor hospitality di Makkah. Ini menjadi strategi jangka panjang Danantara guna mendukung peningkatan layanan jemaah haji serta umrah asal Indonesia.

Baca Juga : Danantara Kaji Rencana Suntik Dana PSO untuk Operasional Whoosh

Danantara Indonesia juga tengah menjalin koordinasi dengan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi melalui Royal Commission for Makkah City and Holy Sites (RCMC) dalam proses bidding yang masih berlangsung sebagai bagian dari tahap awal kerja sama jangka panjang.

“Sebagai institusi yang memiliki mandat mengelola dan mengoptimalkan investasi negara, Danantara Indonesia memandang inisiatif ini sebagai bagian dari pendekatan jangka panjang yang selaras dengan prioritas pembangunan nasional serta nilai-nilai Asta Cita,” kata Rosan.

Baca Juga : Purbaya Bilang, Danantara Bisa Lunasi Utang Whoosh Tanpa APBN

Melalui proses bertahap yang akuntabel dan didukung tata kelola kelembagaan yang kuat, Danantara Indonesia berkomitmen memastikan setiap tahap pelaksanaan memberikan nilai publik yang berkelanjutan dan terukur.

Oleh karena itu, perjanjian ini dinilai menjadi langkah awal dalam strategi pengembangan jangka panjang sekaligus menyediakan kerangka kerja terstruktur untuk tahapan berikutnya, mulai dari pengembangan, konstruksi, operasional perhotelan, hingga layanan pendukung lainnya.

Advertisement

Seluruh tahapan pengembangan akan dilaksanakan melalui koordinasi dengan otoritas terkait di Arab Saudi dan Indonesia, sesuai dengan ketentuan perizinan dan tata kelola yang berlaku.***

Lanjutkan Membaca
Advertisement